Kunci Tekstur Roti yang Sempurna
- 08 Agt 2025 22:43 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Dalam dunia baking, hasil akhir dari roti atau kue tidak hanya bergantung pada resep, tetapi juga pada pemilihan jenis tepung yang digunakan. Salah satu perbedaan mendasar yang sering luput dari perhatian para baker pemula adalah antara tepung kering dan tepung basah, yang ternyata memiliki dampak besar terhadap tekstur, kelembutan, dan daya tahan produk akhir.
Perbedaan utama dari keduanya terletak pada kadar kelembapan dan cara penyimpanannya. Tepung kering merujuk pada tepung terigu dalam bentuk murni yang belum terkena cairan atau udara lembap. Biasanya, jenis ini digunakan langsung dari kemasan dan memiliki daya serap air yang optimal. Sementara itu, tepung basah adalah istilah untuk tepung yang sudah terkontaminasi kelembapan dari udara, atau bahkan sudah tercampur dengan bahan cair seperti telur atau susu sebelum proses pencampuran utama dimulai.
Penggunaan tepung yang terlalu lembap atau basah bisa membuat adonan menjadi berat, lengket, dan tidak mengembang sempurna saat dipanggang. Sebaliknya, tepung kering cenderung lebih stabil dan memudahkan proses pengulenan, fermentasi, hingga pengembangan gluten dalam adonan.
Rosalina, owner Rozza Bakery, membagikan pengalamannya tentang pentingnya memahami karakteristik tepung dalam proses produksi roti.“Kadang banyak yang nggak sadar, hasil rotinya bantat bukan karena raginya, tapi karena tepungnya udah terlalu lembap atau ‘basah’. Tepung yang terlalu sering kena udara juga pengaruh banget ke hasil akhirnya,” kata Rosalina Dalam talkshow Santai Siang RRI Pro 2 Palembang, Selasa (5/8/2025)
Rosalina mengingatkan bahwa penyimpanan tepung juga menjadi faktor penting. Tepung sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan diletakkan di tempat sejuk dan kering agar tidak menyerap uap air dari udara sekitar.
Para pelaku usaha bakery maupun pecinta baking rumahan diimbau untuk lebih teliti memperhatikan kualitas bahan utama, terutama tepung, karena dampaknya langsung terlihat pada hasil akhir. Memahami perbedaan dasar seperti ini dapat meningkatkan kualitas produk dan meminimalkan kegagalan saat produksi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....