Srikaya Ketan: Paduan Manis dan Gurih Rasa Tradisional

  • 21 Jul 2025 16:20 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Indonesia kaya akan penganan tradisional yang menggoda selera dan menyimpan sejarah panjang dalam setiap gigitannya. Salah penganan tradisional itu adalah srikaya ketan, makanan khas dari daerah Sumatera, terutama populer di Palembang. Dengan paduan rasa manis dan gurih, tekstur lembut dan kenyal, srikaya ketan menjadi camilan yang selalu dirindukan.

Srikaya ketan merupakan makanan penutup atau camilan manis yang terdiri dari dua lapisan utama:

- Lapisan bawah berupa ketan putih kukus yang gurih karena dimasak dengan santan dan sedikit garam.

- Lapisan atas adalah lapisan srikaya, yakni campuran telur, santan, dan gula merah yang dikukus hingga padat menyerupai puding lembut.

Meski namanya “srikaya”, hidangan ini tidak mengandung buah srikaya. Nama tersebut merujuk pada lapisan atas yang manis, lembut, dan harum seperti aroma buah srikaya.

Yang membuat srikaya ketan begitu istimewa adalah kombinasi cita rasanya. Ketannya yang gurih dan legit, berpadu harmonis dengan manis lembut lapisan srikaya di atasnya. Rasa manisnya tidak berlebihan, menjadikannya cocok dinikmati kapan saja, bisa di pagi hari, sore, bahkan sebagai hidangan penutup setelah makan besar.

Biasanya disajikan dalam potongan kecil berbentuk persegi atau dikemas dalam cup kecil, atau bisa juga dipotong persegi lalu dibungkus dengan plastik, cocok untuk snack box, hantaran, atau sajian tradisional dalam acara keluarga.

Desy, salah satu pemilik toko kue 'Desy Cake' di Daerah Perumnas Palembang, membagikan bahan dan cara untuk membuat srikaya ketan sebagai berikut:

Bahan Ketan:

- 500 gram beras ketan putih, rendam 3–4 jam

- 250 ml santan kental

- 1/2 sdt garam

Bahan Srikaya:

- 4 butir telur

- 200 gram gula

- 200 ml santan

- 2 sdm tepung terigu (opsional, untuk mengentalkan)

- 1/4 sdt garam

- 1 lembar daun pandan (untuk aroma)

Cara Membuat:

- Kukus ketan selama 20 menit, lalu siram dengan santan yang sudah dicampur garam. Kukus kembali hingga matang dan tanak.

- Tekan ketan ke dalam loyang, ratakan dan padatkan.

- Campur semua bahan srikaya, aduk rata (jangan dikocok terlalu berbusa). Saring agar halus.

- Tuang adonan srikaya di atas ketan. Kukus dengan api kecil hingga bagian atas matang sempurna (±30 menit).

- Dinginkan sebelum dipotong atau disajikan.

Srikaya ketan punya potensi besar sebagai produk UMKM. Modalnya relatif kecil, bahannya mudah didapat, dan rasanya cocok dengan selera lokal. Dengan pengemasan yang menarik dan higienis, srikaya ketan bisa menjadi produk unggulan di toko oleh-oleh, pasar tradisional, hingga penjualan online.

Tips sukses jualan srikaya ketan:

- Gunakan santan segar untuk rasa gurih yang maksimal.

- Jaga proporsi manis dan gurih agar seimbang.

- Sajikan dalam kemasan praktis dan bersih (plastik foodgrade, cup mika, atau kertas daur ulang).

- Tawarkan varian rasa: srikaya pandan, srikaya gula aren, atau versi mini.

Srikaya ketan adalah bukti bahwa makanan tradisional bisa tampil sederhana tapi kaya rasa dan penuh nilai budaya. Dengan tampilan cantik dan rasa yang menggoda, camilan ini sangat cocok untuk dinikmati maupun dijadikan peluang usaha yang menguntungkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....