Steak: Sajian Daging Premium yang Makin Digemari

  • 25 Jun 2025 15:12 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Dulu dianggap sebagai hidangan mewah khas Barat, kini steak semakin mudah ditemukan di berbagai restoran Indonesia, mulai dari restoran fine dining hingga kafe dan warung steak pinggir jalan. Daging sapi yang dibakar atau dipanggang ini tak hanya menawarkan rasa lezat, tetapi juga menampilkan seni dalam memilih potongan daging, tingkat kematangan, dan teknik memasak.

Menurut situs kuliner seriouseats.com, steak merupakan potongan daging sapi yang dimasak dengan cara dibakar, panggang, atau dipanaskan di atas wajan panas. Kualitas steak sangat dipengaruhi oleh jenis potongan daging, marbling (lemak dalam daging), dan teknik pemasakan.

Jenis Potongan Daging untuk Steak

Tenderloin (Filet Mignon) adalah potongan paling empuk karena berasal dari bagian dalam pinggang sapi. Tidak berlemak, cocok untuk pencinta tekstur lembut. Ribeye memiliki banyak marbling, menjadikannya sangat juicy dan gurih. Cocok bagi penggemar steak berlemak. Sirloin lebih murah dari tenderloin dan ribeye, namun tetap nikmat.

T-bone adalah gabungan tenderloin dan striploin yang dipisahkan oleh tulang. Cocok untuk porsi besar.

Tingkat Kematangan Steak

Tingkat kematangan steak (doneness) menjadi elemen penting yang menentukan pengalaman bersantap. Berikut tingkatnya menurut standar USDA - nal.usda.gov:

- Rare (sangat mentah, suhu internal ±52°C)

- Medium Rare (setengah matang, ±57°C)

- Medium (matang bagian luar, merah muda di dalam, ±63°C)

- Medium Well (hampir matang, ±68°C)

- Well Done (matang sepenuhnya, ±73°C ke atas)

Manfaat dan Kandungan Gizi Steak

Menurut US Department of Agriculture (USDA) - nal.usda.gov, 100 gram steak mengandung sekitar: 27 gram protein, 250 kalori (tergantung lemak), zat besi, vitamin B12, seng, dan kreatin alami.

Dari sajian restoran bintang lima hingga menu rumahan, steak menjadi hidangan yang digemari lintas generasi. Keberagaman potongan, cara masak, dan pilihan saus menjadikannya kuliner yang bisa dinikmati siapa saja. Meski begitu, pemilihan bahan dan gaya hidup seimbang tetap penting agar kenikmatan steak tidak berujung pada masalah kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....