Kontak Kadisnakertrans Muba Dicatut, Publik Diimbau Waspada Penipuan

  • 07 Jul 2026 09:05 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin mengimbau masyarakat mewaspadai penipuan dengan nomor +62 857-7203-6297 yang menyerupai identitas Kepala Dinas Herryandi Sinulingga melalui WhatsApp.
  • Modus penipuan menggunakan foto profil menyerupai Kepala Disnakertrans untuk meyakinkan penerima pesan, dengan target pencari kerja, ASN, mitra dunia usaha, dan masyarakat umum.
  • Herryandi Sinulingga menegaskan nomor tersebut bukan milik pribadi maupun resmi kedinasan dan tidak pernah meminta data pribadi, menawarkan pekerjaan, atau meminta uang melalui aplikasi pesan singkat.

RRI.CO.ID, Musi Banyuasin – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin mengimbau masyarakat agar mewaspadai aksi penipuan yang mencatut nama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga. Masyarakat diminta segera memblokir nomor +62 857-7203-6297 yang digunakan pelaku untuk menghubungi calon korban melalui aplikasi WhatsApp.

Modus yang digunakan pelaku ialah memasang foto profil menyerupai Kepala Disnakertrans Muba guna meyakinkan penerima pesan. Sasaran penipuan diduga mencakup pencari kerja, aparatur sipil negara, mitra dunia usaha, hingga masyarakat umum.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, menegaskan, nomor tersebut bukan milik pribadi maupun nomor resmi kedinasan. Ia memastikan seluruh komunikasi yang mengatasnamakan dirinya melalui nomor tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

"Nomor itu bukan milik saya. Masyarakat jangan mempercayai pesan ataupun permintaan apa pun yang berasal dari nomor tersebut," ujar Herryandi, di Sekayu, Senin, 6 Juli 2026.

Herryandi menegaskan, dirinya tidak pernah meminta data pribadi, menawarkan pekerjaan, menjanjikan bantuan, maupun meminta sejumlah uang melalui aplikasi pesan singkat. Menurutnya, segala bentuk komunikasi yang mengarah pada permintaan tersebut merupakan tindakan penipuan.

Sebagai langkah pencegahan, Disnakertrans Muba meminta masyarakat segera memblokir nomor tersebut apabila menerima pesan atau panggilan. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan identitas maupun kerugian yang lebih besar.

Selain tidak menanggapi pesan dari nomor tersebut, masyarakat juga diimbau tidak memberikan data pribadi, informasi rekening, maupun uang kepada pihak yang mengatasnamakan Kepala Disnakertrans. Seluruh layanan resmi terkait ketenagakerjaan disampaikan melalui saluran komunikasi resmi pemerintah.

"Apabila ada pihak yang meminta uang atau data pribadi dengan mengatasnamakan kami, segera abaikan dan laporkan kepada aparat kepolisian," katanya.

Disnakertrans Muba juga mengingatkan, informasi mengenai lowongan kerja, pelatihan, dan pelayanan administrasi hanya diumumkan melalui kanal resmi instansi. Masyarakat diminta melakukan verifikasi apabila menerima informasi yang meragukan sebelum mengambil tindakan.

Bagi masyarakat atau mitra kerja yang merasa telah menjadi korban, Disnakertrans menyarankan agar menyimpan seluruh bukti percakapan, tangkapan layar, maupun informasi pendukung lainnya. Bukti tersebut diharapkan dapat membantu proses penyelidikan apabila kasus dilaporkan kepada pihak kepolisian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....