Gubernur Sumsel Geram, Jembatan Air Sugihan Jadi Pungli
- 17 Apr 2026 07:30 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Ogan Komering Ilir - Kabar tak sedap datang dari Jembatan Air Sugihan yang menghubungkan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Banyuasin. Fasilitas publik yang dibangun untuk meringankan beban rakyat itu justru menjadi lahan empuk praktik pungutan liar (pungli).
Praktik ilegal ini terkuak setelah sebuah video viral di media sosial. Dalam unggahan akun Instagram @Ls wedding & salon, seorang pengendara mobil mengeluhkan dirinya ditodong bayaran Rp 50 ribu hanya untuk melintasi jembatan sepanjang 260 meter tersebut.
Merespons kabar ini, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut sepenuhnya gratis untuk masyarakat.
“Saya sudah perintahkan Sekda untuk berkoordinasi dengan petugas keamanan. Tidak boleh itu, karena jembatan tersebut bukan jembatan berbayar,” tegas Deru saat ditemui di Aryaduta Palembang, Kamis, 16 April 2026.
Jembatan yang diresmikan pada Agustus 2023 ini sebenarnya menjadi "napas baru" bagi warga. Sebelumnya, akses antara OKI dan Banyuasin sangat mahal karena harus bergantung pada transportasi air. Namun, keberadaan oknum pemungut biaya justru mencederai tujuan utama pembangunan infrastruktur tersebut.
Deru mengingatkan bahwa jembatan ini dibangun dengan uang rakyat untuk memutus isolasi wilayah dan menekan biaya logistik, bukan untuk dikomersialisasi secara liar oleh kelompok tertentu.
“Jembatan tersebut dibangun untuk menghubungkan OKI dan Banyuasin yang selama ini menjadi keluhan karena mahalnya biaya transportasi. Ini bukan jembatan berbayar,” tambahnya.
Selain masalah pungli, kondisi di atas jembatan juga kian semrawut dengan menjamurnya pedagang kaki lima. Gubernur meminta pemerintah daerah setempat segera turun tangan melakukan penataan sebelum fungsi utama jembatan sebagai sarana transportasi terganggu total.
“Untuk pedagang, harus ditata. Tidak seharusnya berjualan di atas jembatan karena mengganggu keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat dikabarkan mulai melakukan investigasi untuk menciduk pelaku pungli yang meresahkan para pelintas tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....