Penderita Ispa Hampir 50.000, Kabut Asap di Sumsel Tidak Wajar dan Sangat Berbahaya

  • 05 Okt 2026 10:04 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan terus mengalami peningkatan yang sangat tebal, hingga tidak hanya membuat sebagian besar masyarakat mengalami Infeksi Saluran Pernafasan ( ISPA) melainkan perihnya mata hingga berair.

Kabut asap yang terjadi saat ini terbilang sangat parah dan mengakibatkan buruknya kesehatan masyarakat. Sementara itu update kondisi penderita ISPA akibat kabut asap di Sumsel telah mencapai hampir 50.000 penderita dan diperkirakan akan terus bertambah.

Dengan kondisi ini AQI (Air Quality Index) atau Indeks Kualitas Udara sudah mencapai 1206, yang normalnya hanya 0-50, sedangkan berbahaya hanya mencapai 500, hal ini menunjukan betapa sangat berbahayanya kondisi racun disebarkan akibat kabut asap Karhutla.

Dokter Penyakit Dalam RSMH Palembang, dr Harun Hudari, mengatakan, kondisi ini sudah sangat tidak wajar untuk kesehatan dan sepatutnya sudah ada langkah cepat dalam penanganannya terkait kebakaran hutan.

“Ini sudah tidak wajar untuk kesehatan. Kita tidak tahu sampai kapan dan sebaiknya pemerintah cepat mengatasinya,” ungkapnya, Senin, 5 Oktober 2026.

Dirinya juga menambahkan, masyarakat sebaiknya tidak keluar rumah dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Sedangkan untuk anak - anak diharapkan tidak bersekolah atau melakukan sekolah daring.

“Ya sebaiknya tidak keluar ruangan, karena diluar sangat pekat dan membahayakan untuk kesehatan,” tambahnya.

Dirinya juga berharap pemerintah memberikan sanksi tegas bagi pelaku pembakaran lahan hingga memberikan efek jera. Dari kondiai ini juga, masyarakat diharapkan bisa cerdas menggunakan pelindung mulut dan hidung hingga mata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....