BPBD Muara Enim Padamkan Karhutla di Muaralawai dan Tanjung Jati
- 04 Okt 2026 23:44 WIB
- Palembang
Poin Utama
- BPBD Muara Enim berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan di dua lokasi berbeda pada Minggu 4 Oktober 2026 pukul 11.18 WIB dan 14.08 WIB.
- Luas lahan yang terbakar di Desa Muaralawai mencapai 15 x 20 meter dengan menggunakan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter milik BPBD Posko Induk.
- Operasi pemadaman melibatkan peralatan tangki suplai air yang ditempatkan di lokasi Desa Tanjung Jati sebagai titik kedua kebakaran.
RRI.CO.ID, Muara Enim- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim pada Minggu 4 Oktober 2026 setidaknya memadamkan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua titik lokasi. Lokasi pertama terjadi di Desa Muaralawai, sekitar pukul 11.18 WIB, kemudian di Desa Tanjung Jati sekitar pukul 14.08 WIB.
Berdasarkan laporan BPBD Muara Enim, luas lahan karhutla di Muaralawai sekitar 15 x 20 meter. Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil tangki suplai berkapasitas 4.000 liter milik BPBD Posko Induk.
Dalam penanganan tersebut, BPBD mengerahkan 8 personel, Damkar 5 personel, Sekdes 1 orang, serta 5 orang masyarakat. Petugas berjibaku memadamkan api hingga kondisi di lokasi dinyatakan padam.
Sedangkan di Tanjung Jati, Karhutla terjadi pada lahan yang mencapai sekitar 30 x 60 meter atau 1.800 meter persegi. Sebanyak 6 personel BPBD dan 8 personel Damkar terlibat dalam penanganan di lokasi.
“Petugas BPBD Posko Induk mengerahkan satu unit mobil tangki suplai berkapasitas 4.000 liter untuk menjinakkan api di Tanjung Jati. Pemadaman dilakukan Enim bersama Damkar dan masyarakat lyang angsung bergerak melakukan pemadaman,” ucap Kalaksa BPBD Muara Enim Abudurrozieq.
Abdurrozieq mengatakan untuk kedua lokasi tersebut setelah dilakukan pemadaman, kondisi api dinyatakan padam. “Pemadaman dilakukan berkat kolabroasi bersama di kedua lokasi itu,” tambahnya.
Hingga laporan diterima, pemilik lahan dan penyebab kebakaran masih belum diketahui. “Petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar guna mencegah terjadinya karhutla,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....