Orientasi Pencegahan Jadi Prioritas Layanan Kesehatan Pemkab Muba
- 02 Okt 2026 13:40 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin meluncurkan Sigapke Muba sebagai sistem integrasi gerakan dan aplikasi pelaporan kesehatan untuk memperkuat pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pencegahan penyakit.
- Bupati Toha Tohet menekankan bahwa inovasi ini harus menjadi penyemangat bagi semua pihak untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan di daerah.
- Peluncuran Sigapke Muba mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan yang adil, tidak membeda-bedakan masyarakat berdasarkan asal-usul atau kondisi ekonomi.
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pencegahan. Hal itu ditandai dengan peluncuran Sistem Integrasi Gerakan dan Aplikasi Pelaporan Kesehatan Muba (Sigapke Muba) yang diinisiasi Dinas Kesehatan Muba, Kamis 1 Oktober 2026.
Bupati Muba Toha Tohet mengtakan inovasi tersebut harus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan pelayanan. Ia berpesan agar seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan secara adil dan tidak membeda-bedakan masyarakat berdasarkan asal-usul maupun kondisi ekonomi.
“Dalam memberikan pelayanan jangan pilih-pilih. Semua masyarakat mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Jangan memandang asal-usul maupun sisi ekonomi masyarakat,” tegasnya dalam peluncuran inovasi itu bersama Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen.
Selain peluncuruan inovasi, juga digelar dalam Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2026. Rakor mengusung tema “Penguatan Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Derajat Kesehatan Masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin” dan diikuti jajaran Dinas Kesehatan, Direktur tiga RSUD, dokter, perawat, tenaga kesehatan, TP PKK serta DWP Muba.
Bupati menyampaikan apresiasi atas kinerja Dinas Kesehatan Muba yang terus menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan hingga ke tengah masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan dan berbagai capaian yang telah diraih Dinas Kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba Ardiansyah yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Muba mengatakan Sigape Muba melengkapi sejumlah inovasi pelayanan kesehatan yang telah dikembangkan Dinkes Muba.
Di antaranya Program Banak Mude (Bayi Aman, Mama UHC Pulang Dapat Akte), BASANAK (Bantuan Sayang Anak), ePus PADEK, eDinkes, GASKEN (Gerakan ASN Sehat melalui Pemeriksaan Kesehatan Gratis), serta pelayanan kesehatan yang turun langsung ke masyarakat.
“Melalui rakor ini kami ingin memetakan persoalan yang dihadapi di lapangan. Sehingga koordinasi dari tingkat kabupaten hingga desa dapat semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” kata Ardiansyah.
Ardiansyah menyebutkan, pelayanan kesehatan Muba didukung tiga RSUD, 30 puskesmas, satu Labkesmas, 131 Pustu, 306 Poskesdes, empat Poskeskel dan 514 Posyandu dengan total 4.312 pegawai atau tenaga kesehatan. Pada periode Juni 2025-Juli 2026, Dinkes Muba juga menerima sembilan penghargaan tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan Program Basanak berupa susu bagi ibu hamil dan balita, hadiah doorprize bagi tenaga kesehatan, serta dilaksanakan juga penyerahan penghargaan dari Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sekayu Susiana kepada Plt Kepala Dinas Kesehatan Muba. Kegiatan turut dihadiri Kasat Binmas Polres Muba AKP Ade Nurdin, Jaksa Kejari Muba Ary Anugerah Permana, para kepala perangkat daerah serta tenaga kesehatan di lingkungan Pemkab Muba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....