BPJS dan Unsri Bangun Sarana Publik Taman Gotong Royong
- 30 Sep 2026 21:23 WIB
- Palembang
Poin Utama
- BPJS Kesehatan Palembang dan Universitas Sriwijaya membangun Taman Budaya Gotong Royong sebagai fasilitas ruang terbuka hijau di Kampus Unsri Bukit Besar.
- Taman tersebut dirancang sebagai wadah kolaborasi untuk mengenalkan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat luas.
- Peresmian dilakukan pada Rabu, 30 September 2026 oleh Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Vetty Yulianty Permanasari bersama Wakil Rektor Unsri Joni Arliansyah.
RRI.CO.ID, Palembang- BPJS Kesehatan Palembang bersama Universitas Sriwijaya (Unsri) membangun sarana publik berupa Taman Budaya Gotong Royong. Taman tersebut merupakan fasilitas ruang terbukan hijau sekaligus sebagai wadah kolaborasi mengenalkan peran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lebih luas kepada masyarakat.
Pembangunan Taman Budaya Gotong Royong berlokasi di Kampus Unsri Bukit Besar Palembang yang diresmikan Rabu, 30 September 2026. Peresmian dilakukan Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Vetty Yulianty Permanasari bersama Wakil Rektor Bidang Unsri Perencanaan dan Kerjasama Joni Arliansyah.
“Melalui kehadiran taman ini, BPJS Kesehatan berupaya melakukan eksternalisasi budaya organisasi mereka. Nilai-nilai utama seperti integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovatif. Sehingga diharapkan dapat dipahami dan diimplementasikan secara nyata di luar lingkungan internal lembaga,” Vetty Yulianty Permanasari.
"Kami ingin menguatkan dan mengeksternalisasi tata nilai tersebut ke seluruh pihak, termasuk kampus, akademisi, dan mahasiswa. Agar fungsi dari nilai-nilai positif JKN tidak hanya dipahami oleh pihak BPJS internal saja, melainkan juga oleh para stakeholders," sambung Vetty.
Menurutnya pembangunan taman ini bukan sekadar simbolis. Ke depan, BPJS Kesehatan Cabang Palembang akan terus menggodok detail program dan meningkatkan jenis kegiatan kolaborasi yang bervariasi bersama pihak universitas.
Vetty menyampaikan meskipun berada di dalam kawasan kampus Universitas Sriwijaya, fasilitas ini ditegaskan berstatus sebagai ruang publik bebas. “Artinya, masyarakat sekitar tetap dapat memanfaatkannya, meskipun prioritas utamanya ditujukan untuk aktivitas produktif mahasiswa serta seluruh Civitas Akademika Unsri,” pungkasnya.
Wakil Rektor Bidang Unsri Perencanaan dan Kerjasama Joni Arliansyah menyebutkan Kehadiran Taman Budaya Gotong Royong dinilai menjadi langkah konkret dalam membangun infrastruktur sarana prasarana. Taman ini tidak hanya sebagai ruang sosialisasi program namun juga mendukung Tridharma Perguruan Tinggi.
“Unsri menyambut sangat baik kerja sama ini Taman Budaya Gotong Royong ini. Tamn ini juga selaras dengan visi jangka panjang Unsri untuk mewujudkan pengembangan kampus yang berkelanjutan (sustainable development) sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang ramah dan nyaman,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....