Padamkan Karhutla di Sentul, Polres Ogan Ilir Imbau Warga Stop Bakar Lahan

  • 29 Sep 2026 20:48 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Ogan Ilir- Polres Ogan Ilir memastikan akan terus bersikap proaktif dan bergerak cepat menanggulangi setiap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah hukumnya. Komitmen ini dibuktikan lewat keberhasilan tim gabungan yang sigap menjinakkan kobaran api di kawasan Desa Sentul, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Peristiwa karhutla di Desa Sentul melanda lahan gambut serta perkebunan karet milik warga seluas kurang lebih 30 hektare. Api pertama kali terdeteksi melalui pantauan satelit di titik koordinat -3.272813.S - 104.557083.E.

Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur mengatakan menindaklanjuti temuan hotspot tersebut, personel Polsek Tanjung Batu langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan pada Minggu 27 September 2026. Ia menegaskan seluruh jajaran Polres Ogan Ilir bersama instansi terkait akan selalu bersiap siaga di lapangan.

"Tim gabungan bakal terus bergerak melakukan pemadaman secara intensif setiap kali terdeteksi adanya titik panas di wilayah hukum Polres Ogan Ilir. Untuk Desa Sentul, pemadaman dilakukan Polsek Tanjung Batu bersama tim gabungan,” ungkapnya.

Porles Ogan Ilir terus mengetuk kesadaran masyarakat luas untuk bersama-sama menghentikan praktik karhutla. “Mari jaga alam dan jangan merusak lingkungan kita sendiri," ungkap Kasi Humas Iptu Mansyur

Di lokasi kebakaran, operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Batu, AKP Suparna P. Utomo. Sebanyak dua personel kepolisian bahu-membahu bersama 12 petugas pemadam kebakaran (PMK) kecamatan serta jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir.

Untuk menjinakkan si jago merah, tim di lapangan menyedot air langsung dari Sungai Kelekar menggunakan mesin pompa guna melakukan penyiraman menyeluruh. Satu unit armada PMK juga disiagakan di area terdampak.

Kerja keras tersebut membuahkan hasil positif. Titik api kini dipastikan telah padam total dan hanya menyisakan kepulan asap tipis.

“Kendati situasi sudah aman dan kondusif, aparat gabungan bersama warga setempat masih terus mengintensifkan patroli penyisiran di seputar area gambut. Penyisiran dilakukan guna mencegah munculnya bara api tersembunyi,” kata AKP Suparna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....