Babinsa Gandus Terjang Kobaran Api, 3,5 Hektare Karhutla Berhasil Dipadamkan

  • 27 Agt 2026 00:35 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Babinsa Kelurahan Gandus Koramil 418-01/Makrayu berjibaku menerjang kobaran api seluas 3,5 hektare pada Selasa, 26 Agustus 2026. Pemadaman api dilakukan atas respon cepat dari penanganan karhutla di Jalan Percha Leampuri RT 21 RW 06, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.

Berawal dari laporan adanya titik api di belakang kawasan Perumahan Wangsa Permai sekitar pukul 12.00 WIB, Babinsa tidak menunggu api semakin membesar. Bersama masyarakat, Babinsa langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Kobaran api yang membakar lahan seluas kurang lebih 3,5 hektare menjadi ancaman serius karena api dapat dengan cepat menjalar dan meluas ke area di sekitarnya. Di tengah kepulan asap dan kobaran api, Babinsa bersama warga berjibaku menghadang laju api.

Upaya tersebut kemudian diperkuat oleh aparat pemadam gabungan. Sebanyak dua unit Damkar Yonif 200/Bhakti Negara, dua unit Damkar PBK Kecamatan Gandus dan satu unit Manggala Agni dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.

Komandan Kodim 0418/Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto, mengatakan, kerja sama dan gerak cepat seluruh unsur akhirnya memadamkan api sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

“Kejadian tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya dalam kondisi normal. Ketika bencana mengancam, Babinsa hadir dan bergerak bersama masyarakat untuk melindungi lingkungan serta mencegah dampak yang lebih besar,” ungkapnya.

Erik menyampaikan imbauan Melalui babinsa Wilayah agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau kepulan asap.

“Babinsa mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mencegah karhutla. Jangan biarkan api kecil berubah menjadi bencana besar,” ungkap Erik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....