Peran Penting ASI bagi Tumbuh Kembang Anak
- 09 Agt 2026 18:27 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Air Susu Ibu (ASI) memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan mendukung proses tumbuh kembang anak secara optimal.
- ASI memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit melalui kandungan zat kekebalan di dalamnya yang esensial untuk sistem imun bayi.
- ASI diproduksi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan bayi berdasarkan usia, menunjukkan adaptasi alami tubuh ibu terhadap perkembangan buah hatinya.
RRI.CO.ID, Palembang - Air Susu Ibu (ASI) memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi bayi sekaligus mendukung tumbuh kembang anak. Pemberian ASI juga memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit melalui kandungan zat kekebalan di dalamnya.
Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang pediatrik sosial, dr. Yudianita Kesuma, menyampaikan hal tersebut dalam program Indonesia Sehat PRO 1 RRI Palembang, Jumat, 7 Agustus 2026. Menurutnya, ASI diproduksi secara bertahap mengikuti kebutuhan bayi berdasarkan usia.
Ia menjelaskan, ASI mengandung berbagai komponen yang dibutuhkan bayi, mulai dari protein, lemak, vitamin, mineral, hingga zat yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. "Kandungan tersebut membuat ASI dapat langsung diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh bayi," tambahnya.
Menurut Yudianita, pemberian ASI eksklusif dianjurkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Setelah usia tersebut, kebutuhan nutrisi anak mulai dilengkapi melalui makanan pendamping ASI atau MPASI.
Ia juga menjelaskan sejumlah tanda yang dapat diperhatikan untuk mengetahui kecukupan ASI pada bayi. Kenaikan berat badan sesuai usia, frekuensi buang air kecil, serta kondisi bayi setelah menyusu menjadi beberapa hal yang dapat diamati.
Selain kebutuhan nutrisi, Yudianita menekankan pentingnya dukungan keluarga terhadap ibu menyusui. Dukungan dari suami dan keluarga dinilai dapat membantu ibu lebih percaya diri dalam memberikan ASI kepada bayinya.
Bagi ibu yang bekerja, pemberian ASI tetap dapat dilakukan dengan mengatur waktu menyusui secara langsung ketika berada di rumah. Sementara saat bekerja, ibu dapat memompa ASI secara berkala untuk menjaga produksi dan menyediakan ASI bagi bayi.
Yudianita juga mengingatkan ibu menyusui agar tidak mudah khawatir mengenai produksi ASI. Menurutnya, kondisi psikologis yang tenang dan dukungan lingkungan menjadi bagian penting dalam proses menyusui.
Ia berharap para ibu mendapatkan informasi yang tepat mengenai ASI dan tidak mudah terpengaruh mitos yang beredar di masyarakat. Edukasi serta pendampingan dari tenaga kesehatan dapat membantu ibu menjalani proses menyusui dengan lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....