Cegah DBD, Masyarakat Diimbau Hindari Nyamuk Aedes Aegypti Aktif Pagi dan Sore

  • 23 Jul 2026 08:20 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin – Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab demam berdarah dengue (DBD). Kepala Puskesmas Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, dr. Reviyani, mengatakan nyamuk tersebut memiliki waktu aktif menggigit pada jam-jam tertentu, sehingga masyarakat perlu memperkuat upaya perlindungan diri.

Menurut Reviyani, nyamuk Aedes aegypti umumnya aktif mencari mangsa pada pagi hari sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Aktivitas menggigit kembali meningkat pada sore hari sekitar pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

"Nyamuk Aedes aegypti biasanya aktif menggigit pada pagi sekitar pukul sembilan hingga sepuluh, kemudian sore hari sekitar pukul tiga sampai lima," ujar Reviyani, di Talang Kelapa, Rabu, 22 Juli 2026.

Ia menjelaskan, waktu aktif tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi anak-anak yang sedang beraktivitas di sekolah maupun bermain di luar rumah. Pada jam-jam tersebut, risiko terpapar gigitan nyamuk penyebab DBD cenderung lebih tinggi.

Reviyani mengatakan perlindungan diri dapat dilakukan dengan mengenakan pakaian berlengan panjang, menggunakan losion antinyamuk, atau memasang kasa pada ventilasi rumah. Langkah sederhana tersebut dinilai efektif mengurangi risiko gigitan nyamuk.

Selain itu, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan fogging sebagai upaya pencegahan. Pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuk tetap dapat berkembang apabila sarangnya tidak diberantas.

"Pencegahan yang paling efektif tetap melalui pemberantasan sarang nyamuk dengan gerakan 3M Plus, bukan hanya fogging," katanya.

Ia menambahkan, gerakan 3M Plus meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang dapat menampung air. Langkah tersebut dapat disertai penggunaan larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, maupun memakai tanaman pengusir nyamuk.

Puskesmas Sukajadi juga mengajak masyarakat rutin menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat musim pancaroba yang mendukung perkembangbiakan nyamuk. Dengan memahami waktu aktif Aedes aegypti dan menerapkan langkah pencegahan secara konsisten, risiko penularan demam berdarah diharapkan dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....