Dinkes Sumsel Imbau Warga Cermat Sikapi Informasi Hantavirus

  • 31 Mei 2026 11:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Sumsel masih bebas kasus hantavirus, namun Dinkes tetap meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan dan deteksi dini di fasilitas kesehatan.
  • Fasilitas kesehatan diminta siaga, dengan segera melaporkan dan menindaklanjuti kasus yang dicurigai terkait hantavirus.
  • Masyarakat diimbau tetap waspada, mencari informasi dari sumber resmi, dan meningkatkan kesadaran terhadap penyakit yang ditularkan hewan pengerat.

RRI.CO.ID, Palembang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memastikan hingga kini belum ditemukan kasus positif hantavirus di wilayah Sumsel. Meski demikian, upaya kewaspadaan terus diperkuat melalui pemantauan dan deteksi dini di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Darsono, mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya kasus hantavirus. Ia mengatakan pemantauan dilakukan melalui sistem kewaspadaan dini dan respons yang memungkinkan setiap laporan kasus mencurigakan segera diverifikasi dan ditindaklanjuti.

"Masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan, meskipun jumlah kasus hantavirus relatif rendah, penyakit tersebut memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi sehingga perlu mendapat perhatian serius," kata Darsono dalam acara Palembang Menyapa di kanal Pro 1 RRI Palembang, Senin 25 Mei 2026.

Dinkes Sumsel turut mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi terkait hantavirus. Warga diminta mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan fasilitas kesehatan serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.

Peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit infeksi yang berpotensi muncul kembali juga menjadi perhatian. Melalui pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi ancaman penyakit yang bersumber dari lingkungan, termasuk hantavirus yang ditularkan melalui hewan pengerat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....