Komunikasi Keluarga Jadi Benteng Utama Cegah Narkoba

  • 27 Apr 2026 08:50 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • https://www.youtube.com/watch?v=Fgv4hmo3e2w

RRI.CO.ID, Palembang - Peran keluarga menjadi kunci utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Komunikasi yang terbuka dan empatik dinilai sangat penting dalam menghadapi tantangan zaman.

Hal ini disampaikan Penyuluh Narkoba Ahli Madya Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan, Yeni Yulita, dalam program Spada edisi Narkoba Pro 2 RRI Palembang, Kamis, 9 April 2026.

Menurutnya, pendekatan orang tua kepada anak harus berubah mengikuti perkembangan zaman. Pola komunikasi yang menghakimi dinilai sudah tidak efektif lagi.

“Kita harus memberikan empati kepada anak, komunikasi yang baik, sehingga mereka merasa nyaman untuk bercerita,” ujarnya.

Yeni mencontohkan bahwa kurangnya pengetahuan orang tua terhadap narkoba dapat berakibat fatal. Bahkan, ada kasus di mana alat hisap narkoba dianggap sebagai barang biasa.

“Pernah ada orang tua yang mengira bong itu adalah prakarya anaknya, padahal itu alat untuk menggunakan narkoba,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ketahanan diri anak melalui kegiatan positif seperti hobi dan aktivitas fisik.

Lingkungan pertemanan yang sehat juga berperan besar dalam membentuk karakter anak agar tidak mudah terpengaruh.

“Pencegahan terbaik dimulai dari rumah, diperkuat di sekolah, dan dijalankan oleh anak-anak kita sendiri,” tegasnya.

Ia mengajak orang tua dan guru untuk tidak ragu berkolaborasi dengan pihak BNN jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.

“Pencegahan terbaik di mulai dari rumah, diperkuat di sekolah, dan dijalankan oleh anak-anak kita. Untuk orang tua, jadilah tempat pulang yang aman. Untuk bapak dan ibu guru, jadilah telinga yang mau mendengar. Dan untuk generasi muda, jadilah generasi yang berani katakan tidak pada narkoba," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....