Kasus Campak Meningkat, Lindungi Diri dengan Vaksinasi

  • 04 Apr 2026 10:50 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kasus campak kembali meningkat dalam beberapa tahun terakhir akibat menurunnya cakupan vaksinasi. Kondisi ini mendorong pentingnya pencegahan melalui imunisasi dan kewaspadaan masyarakat.

Penyakit campak merupakan infeksi virus yang menular melalui saluran pernapasan, baik lewat udara maupun percikan droplet. Penularannya sangat cepat terutama pada kelompok rentan.

Gejala awal campak ditandai demam tinggi di atas 39 derajat Celsius, batuk, pilek, dan mata merah. Bercak putih keabuan di mulut kemudian diikuti ruam kemerahan pada tubuh.

Ruam biasanya muncul tiga hingga lima hari setelah gejala awal dari area wajah. Selanjutnya ruam menyebar ke seluruh tubuh secara bertahap.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang Harun Hudari menyatakan campak dapat berbahaya jika menimbulkan komplikasi. Organ yang terdampak meliputi saluran pernapasan, otak, dan mata.

Komplikasi pada saluran pernapasan dapat menyebabkan pneumonia yang berisiko kematian. Selain itu, infeksi juga dapat menyerang otak dan saluran pencernaan.

“Hingga saat ini belum ada obat khusus untuk membunuh virus campak,” ujarnya, Kamis 2 April 2026. Ia menegaskan vaksinasi menjadi langkah pencegahan paling efektif.

Peningkatan kasus campak terjadi akibat menurunnya cakupan imunisasi selama pandemi COVID-19. Kondisi ini membuat Indonesia sempat mengalami lonjakan kasus signifikan.

Masyarakat diimbau menjaga kebersihan dan menggunakan masker untuk mencegah penularan. Selain itu, menjaga jarak juga penting dalam mengurangi risiko penyebaran.

Isolasi mandiri bagi penderita menjadi langkah penting untuk memutus rantai penularan. Upaya ini perlu didukung peningkatan cakupan vaksinasi di masyarakat.

Kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam menekan penyebaran penyakit campak. Pencegahan dini diharapkan mampu melindungi kelompok rentan dari risiko komplikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....