Mengenal Angina, Nyeri Dada yang Perlu Diwaspadai sejak Dini
- 31 Mar 2026 00:33 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Sakit dada atau dalam istilah medis dikenal sebagai Angina merupakan salah satu gejala yang sering dikaitkan dengan penyakit jantung. Kondisi ini terjadi akibat gangguan pada pembuluh darah yang menyuplai oksigen ke otot jantung.
Melansir dari laman rsudpbari.palembang.go.id Angina umumnya disebabkan oleh penyempitan arteri akibat penumpukan plak atau bekuan darah. Hal ini menghambat aliran darah ke jantung dan berpotensi memicu serangan yang lebih serius.
Terdapat beberapa jenis angina yang perlu diketahui masyarakat, terutama angina stabil dan tidak stabil yang paling sering terjadi. Kedua jenis ini memiliki karakteristik berbeda berdasarkan pola kemunculan nyeri.
Pada angina stabil, nyeri dada biasanya muncul saat aktivitas tertentu seperti olahraga atau stres emosional. Kondisi ini terjadi karena jantung membutuhkan lebih banyak oksigen saat bekerja lebih keras.
Sementara itu, angina tidak stabil lebih berbahaya karena muncul tanpa pola yang jelas. Rasa sakit dapat terjadi bahkan saat seseorang sedang beristirahat dan berisiko lebih tinggi menyebabkan serangan jantung.
Namun, tidak semua nyeri dada berkaitan dengan jantung, karena ada kondisi yang disebut non-cardiac chest pain atau Non-Cardiac Chest Pain. Gejalanya mirip angina, tetapi penyebabnya bisa berasal dari organ lain.
Beberapa penyebab nyeri dada non-jantung antara lain gangguan otot, paru-paru, hingga masalah pencernaan seperti naiknya asam lambung. Kondisi psikologis seperti kecemasan atau serangan panik juga dapat memicu rasa nyeri di dada.
Masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala nyeri dada dan segera memeriksakan diri ke tenaga medis. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih serius.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....