Amankah Sate Dikonsumsi Ibu Hamil, Ini Faktanya
- 31 Mar 2026 00:29 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Sate menjadi salah satu kuliner yang banyak digemari masyarakat, termasuk di Kota Palembang. Namun, bagi ibu hamil, konsumsi sate perlu diperhatikan dengan lebih cermat agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi ibu maupun janin.
Pada dasarnya, ibu hamil diperbolehkan mengonsumsi sate selama daging dimasak hingga matang sempurna. Risiko kesehatan muncul ketika sate disajikan dalam kondisi setengah matang, mentah, atau terlalu gosong.
Ibu hamil dianjurkan lebih selektif dalam memilih makanan. Beberapa makanan yang dihindari dan dibatasi oleh ibu hamil berdasarkan panduan kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
1. Menghindari makanan yang diawetkan karena biasanya mengandung bahan tambahan makanan yang kurang aman
2. Menghindari daging/telur/ikan yang dimasak kurang matang karena mengandung kuman yang berbahaya untuk janin seperti makanan yang dibakar (sate)
3. Membatasi kopi dan coklat didalamnya terdapat kandungan kafein yang dapat meningkatkan tekanan darah
4. Membatasi makanan yang mengandung energy tinggi seperti yang banyak mengandung gula, lemak misalnya keripik, cake
5. Membatasi makanan yang mengandung gas contoh nangka, kol, ubi jalar karena dapat menyebabkan keluhan nyeri ulu hati pada ibu hamil
6. Membatasi konsumsi minuman ringan (soft drink) karena mengandung energy tinggi yang berakibat pada berat badan ibu hamil meningkat berlebihan dan bayi lahir besar
Infeksi akibat bakteri tersebut dapat berdampak serius, mulai dari gangguan pencernaan pada ibu hingga risiko yang lebih berat seperti keguguran, kelahiran prematur, dan gangguan perkembangan janin.
Selain itu, bagian sate yang gosong juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Proses pembakaran berlebih dapat menghasilkan senyawa karsinogenik yang berpotensi membahayakan kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Faktor kebersihan dalam pengolahan juga menjadi perhatian penting. Proses memasak yang tidak higienis, penggunaan alat yang kurang bersih, serta penyimpanan bahan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kontaminasi.
Oleh karena itu, ibu hamil diimbau untuk memastikan sate yang dikonsumsi benar-benar matang, tidak berwarna merah di bagian dalam, serta diolah secara higienis. Mengolah makanan sendiri di rumah menjadi alternatif yang lebih aman.
Dengan memperhatikan cara pengolahan yang tepat, sate tetap dapat dikonsumsi tanpa menimbulkan risiko. Namun, kewaspadaan tetap menjadi hal utama guna menjaga kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....