Sayangi Ginjalmu, Cegah Cuci Darah di Usia Muda

  • 26 Mar 2026 15:53 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Fenomena cuci darah di usia muda kini makin sering dijumpai di berbagai daerah. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa menjaga ginjal tidak bisa lagi ditunda.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan ginjal adalah organ penting berbentuk seperti kacang di tubuh manusia. Fungsinya menyaring limbah sekaligus menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Tak hanya itu, ginjal juga berperan dalam mengatur tekanan darah dan keseimbangan elektrolit. Peran ini membuat tubuh tetap stabil menjalani aktivitas sehari-hari.

Masalahnya, kerusakan ginjal sering datang tanpa tanda yang jelas di awal. Banyak orang baru menyadari setelah kondisinya sudah cukup serius.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, saat ginjal tidak berfungsi dengan baik, limbah tubuh bisa menumpuk dan membahayakan kesehatan. Dampaknya tidak main-main, bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa.

Gaya hidup sehari-hari ternyata punya peran besar dalam menjaga kesehatan ginjal. Konsumsi garam berlebih, kurang minum, dan makanan olahan jadi faktor risiko utama.

Kebiasaan konsumsi gula berlebih juga menjadi perhatian, terutama dari minuman kekinian yang digemari anak muda. Asupan gula tinggi dapat memicu diabetes yang berujung pada kerusakan ginjal.

Kebiasaan lain seperti merokok, kurang bergerak, dan jarang cek kesehatan juga memperburuk kondisi ginjal. Apalagi jika disertai hipertensi atau diabetes yang tidak terkontrol.

Untuk itu, pemerintah mendorong masyarakat menerapkan pola hidup CERDIK dan PATUH dalam keseharian. CERDIK berarti Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

Sementara PATUH berarti Periksa kesehatan secara berkala, Atasi penyakit dengan tepat, Tetap diet sehat, Upayakan aktivitas fisik, dan Hindari rokok serta alkohol. Kebiasaan ini menjadi langkah sederhana menjaga ginjal tetap optimal.

Pada akhirnya, kesehatan ginjal bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga setiap individu. Kebiasaan kecil hari ini bisa menentukan kualitas hidup di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....