Pasien Meningkat usai Lebaran, Menkes Ingatkan Pola Makan
- 24 Mar 2026 14:27 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengungkap adanya tren peningkatan jumlah pasien di rumah sakit setelah perayaan Lebaran. Lonjakan ini disebut berkaitan erat dengan perubahan pola makan masyarakat yang cenderung berlebihan usai menjalani puasa selama bulan Ramadan.
Dikutip dari laman isntagramnya @bgsadikin, https://www.instagram.com/reel/DWIu5ULD1Gu/ Minggu 22 Maret 2026, kebiasaan makan secara berlebihan atau yang kerap disebut sebagai “balas dendam” menjadi pemicu utama. Terlebih, hidangan khas Lebaran identik dengan makanan bersantan seperti opor, rendang, dan lontong sayur yang mengandung lemak jenuh tinggi.
Ia menjelaskan bahwa konsumsi makanan bersantan yang bisa terjadi hingga tiga kali sehari selama beberapa hari berturut-turut berpotensi memicu gangguan kesehatan. Beberapa penyakit yang umum muncul pasca-Lebaran antara lain kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, hingga risiko serius seperti serangan jantung dan stroke.
“Pola makan yang tidak terkontrol setelah puasa bisa berdampak signifikan pada kesehatan,” ujarnya. Fenomena ini bahkan menyebabkan sejumlah rumah sakit mengalami peningkatan kunjungan pasien secara signifikan hingga mendekati kapasitas maksimum.
Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengatur pola makan selama momen Lebaran. Salah satu anjuran yang diberikan adalah membatasi konsumsi ketupat, idealnya hanya 2 hingga 3 potong dalam satu kali makan.
Selain itu, masyarakat disarankan untuk lebih mengutamakan asupan protein seperti daging dan telur, serta mengurangi konsumsi kuah santan yang kental. Dengan menjaga keseimbangan pola makan, risiko penyakit pasca-Lebaran diharapkan dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....