BNNP Sumsel Mendata Pasien Narkoba Cendrung Alami Psikologi Buruk
- 13 Feb 2026 12:54 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Konselor adiksi memiliki peran penting dalam memulihkan mental dan kepercayaan diri pengguna narkoba selama rehabilitasi. Peran ini dijalankan melalui pendampingan intensif sejak awal rehabilitasi hingga tahap pascarehabilitasi di lingkungan sosial.
Konselor Adiksi BNNP Sumatera Selatan, Jaib mengatakan banyak klien datang dalam kondisi psikologis yang sudah memburuk. “Mereka biasanya mengalami depresi, halusinasi, bahkan kehilangan harapan sehingga membutuhkan penanganan segera,” ujarnya dalam dialog SANKSI Pro 1 RRI Palembang, Rabu 11 Februari 2026.
Ia menjelaskan stigma masyarakat sering memperparah kondisi mental pengguna narkoba dan membuat mereka menarik diri. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya harga diri dan memperbesar risiko klien kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Menurut Jaib, konselor tidak hanya memulihkan kondisi mental tetapi juga membangun kembali produktivitas dan fungsi sosial klien. “Kami membangkitkan semangat agar mereka kembali hidup sehat, produktif, dan mampu menjalani kehidupan normal,” katanya.
Pendekatan konseling dilakukan melalui komunikasi terapeutik untuk membangun kepercayaan antara konselor dan klien selama rehabilitasi. Metode konseling disesuaikan dengan kondisi psikologis, sosial, dan keluarga yang menjadi faktor penyebab kecanduan narkoba.
Selain konseling individu, konselor juga melibatkan keluarga karena dukungan keluarga menentukan keberhasilan proses pemulihan mental klien. Jaib menegaskan tanpa dukungan keluarga, proses rehabilitasi akan lebih sulit dan berisiko gagal.
Konselor juga melakukan pemantauan setelah rehabilitasi guna memastikan klien mampu beradaptasi kembali di masyarakat. Pendampingan pascarehabilitasi dilakukan melalui kegiatan positif agar mantan pengguna tidak kembali menggunakan narkoba.
Ia mengajak masyarakat tidak mengucilkan mantan pengguna narkoba, melainkan merangkul mereka dalam lingkungan sosial yang suportif. “Jika masyarakat menerima mereka, kepercayaan diri akan pulih dan peluang kambuh dapat ditekan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....