Waspada, Dermatitis Perioral Sering Dikira Jerawat Biasa

  • 11 Feb 2026 21:47 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Banyak masyarakat sering kali salah kaprah dalam mengenali masalah kulit di wajah. Salah satu yang paling sering disalahpahami adalah Dermatitis Perioral, peradangan kulit di area sekitar mulut yang kerap dianggap sebagai jerawat biasa.

Spesialis Kulit, dr. Listya Paramita, Sp.DVE, FINSDV, menjelaskan bahwa kondisi ini memiliki karakteristik yang spesifik namun sering diabaikan. Pasien biasanya mengeluhkan kemerahan disertai bruntusan kecil yang terasa perih atau sensasi seperti terbakar di area wajah.

"Ciri uniknya ada garis pembatas di bibir. Area persis di pinggir bibir justru tampak sehat, sementara kulit di sekitarnya meradang," jelas dr. Mita melalui unggahan edukasi di akun Instagram pribadinya, Kamis, 22 Januari 2026.

Menurut dr. Mita, penyebab utama kondisi ini adalah penggunaan salep steroid dalam jangka waktu lama. Namun, pemicu lain juga patut diwaspadai, mulai dari penggunaan pasta gigi berfluoride hingga aplikasi skincare yang terlalu berat sehingga merusak keseimbangan kulit pada area sensitif tersebut.

Sebagai langkah pertolongan pertama, dr. Mita meminta pasien untuk melakukan "puasa" produk kecantikan tertentu.

"Stop dulu semua krim dokter atau krim malam kamu. Segera hentikan jika krim tersebut diduga mengandung bahan steroid," tegas dr. Mita.

Ia juga mengingatkan pasien untuk beralih ke sabun cuci muka yang lembut dan menghindari produk eksfoliasi pada area yang meradang. Menggosok kulit secara berlebihan sangat dilarang karena hanya akan memperparah kerusakan jaringan kulit.

Pasien diingatkan untuk tidak mencoba-coba mengobati sendiri, apalagi menggunakan obat jerawat sembarangan yang justru bisa memicu iritasi lebih hebat. Dermatitis Perioral, tegasnya, bukanlah masalah kulit yang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan medis yang tepat.

"Kamu butuh antibiotik khusus atau krim antiradang resep dokter. Jangan mengobati sendiri tanpa bantuan ahli," tambah dr. Mita.

Konsultasi dengan dokter spesialis menjadi kunci utama agar peradangan tidak meluas dan kesehatan kulit dapat pulih lebih cepat melalui penanganan yang sesuai prosedur medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....