Deteksi Dini Gangguan Jiwa Akibat Penyalahgunaan Narkoba
- 23 Jan 2026 09:22 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Gangguan jiwa akibat penyalahgunaan narkoba kerap tidak disadari oleh penggunanya sendiri. Kondisi tersebut justru lebih sering dikenali lebih awal oleh keluarga dan lingkungan terdekat.
Hal itu disampaikan dokter umum Unit Rehabilitasi Rumah Camar RS Ernaldi Bahar Palembang, dr. Hayatul Mardiah, dalam dialog SANKSI di Pro 1 RRI Palembang. Ia menegaskan bahwa perubahan perilaku pengguna narkoba dapat terjadi secara perlahan maupun tiba-tiba.
Menurut dr. Hayatul, tanda awal gangguan kejiwaan biasanya berupa perubahan emosi, gangguan tidur, mudah tersinggung, hingga penurunan fungsi sosial. Pengguna sering kali tidak menyadari perubahan tersebut karena zat adiktif memengaruhi kesadaran dan penilaian diri.
“Keluarga biasanya lebih dulu sadar karena melihat perubahan sikap yang mencolok. Beberapa perubahan sikap seperti menjadi kasar atau menarik diri,” ujarnya.
Dalam beberapa kasus, gangguan kejiwaan dapat muncul meski penggunaan narkoba masih tergolong singkat. Bahkan, penggunaan pertama dengan dosis tinggi dapat langsung memicu gangguan konsentrasi hingga perilaku abnormal.
Dr. Hayatul menjelaskan bahwa zat adiktif bekerja langsung pada otak dan memengaruhi pusat emosi, perilaku, serta daya pikir. Dampaknya bisa berkembang menjadi halusinasi, delusi, depresi berat, hingga gangguan psikotik.
Ia menekankan pentingnya membawa pengguna narkoba ke layanan kesehatan jiwa sejak gejala awal terdeteksi. Penanganan lebih dini dinilai mampu meningkatkan peluang pemulihan dan mencegah gangguan jiwa permanen.
Pengguna narkoba dengan gangguan kejiwaan memerlukan rehabilitasi komprehensif karena termasuk kategori komorbid atau diagnosis ganda. Proses pemulihan melibatkan pengobatan medis, terapi psikologis, serta dukungan keluarga secara berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan bahwa narkoba sering menjadi pelarian dari kesepian dan tekanan psikologis. Namun, zat tersebut justru memperparah masalah mental dan mengubah kepribadian seseorang secara drastis.
Masyarakat diimbau untuk tidak ragu mencari bantuan profesional apabila menemukan tanda gangguan jiwa akibat narkoba. Peran keluarga dan lingkungan dinilai sangat menentukan keberhasilan pemulihan pengguna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....