Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya

  • 29 Sep 2024 08:13 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Bau mulut atau halitosis adalah kondisi yang sering kali membuat seseorang merasa tidak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri. Bau mulut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebersihan mulut yang buruk hingga masalah kesehatan yang lebih serius.

“Sebenarnya Penyebab utama bau mulut itu adanya masalah pada kesehatan mulut dan gigi salah satunya adalah gigi berlubang, itulah kenapa sangat disarankan untuk memeriksakan gigi minimal 2 kali setahun,” kata drg Rianti, dokter gigi di Rumah Sakit Islam Ar Rasyid Palembang, dalam dialog bersama Pro 2, Kamis (26/9/2024).

Selain hal tersebut Ranti juga menyebutkan ada beberapa penyebab utama bau mulut yaitu:

Kebersihan Mulut yang Buruk

Menyikat gigi dan membersihkan lidah yang tidak teratur dapat menyebabkan sisa makanan menumpuk di dalam mulut. Sisa makanan ini kemudian diurai oleh bakteri, menghasilkan gas sulfur yang berbau tidak sedap. Plak gigi dan karang gigi yang tidak dibersihkan juga dapat memicu halitosis.

Mulut Kering (Xerostomia)

Air liur membantu membersihkan partikel makanan dan bakteri dari mulut. Saat produksi air liur berkurang, seperti ketika seseorang dehidrasi atau saat bangun tidur, bakteri akan berkembang lebih cepat, menyebabkan bau mulut. Kondisi medis seperti sindrom Sjogren juga bisa memicu mulut kering.

Konsumsi Makanan Tertentu

Beberapa makanan seperti bawang putih, bawang merah, dan rempah-rempah tertentu mengandung senyawa sulfur yang diserap tubuh dan dikeluarkan melalui pernapasan. Selain itu, konsumsi kopi, alkohol, atau makanan pedas juga bisa memperburuk bau mulut.

Penyakit Gusi dan Gigi Berlubang

Masalah kesehatan gigi, seperti gusi yang terinfeksi (periodontitis) atau gigi berlubang, dapat menjadi sumber bau mulut. Infeksi ini menghasilkan racun dari bakteri yang memicu bau tidak sedap.

Gangguan Pencernaan

Selain masalah pada mulut ada alasan utama lainnya “Kalau pasien sudah diperiksa dan ternyata tidak ada masalah pada kesehatan mulut dan giginya, bisa jadi itu karna ada penyakit lain dari dalam seperti asam lambung” kata dr.Ranti masalah lambung seperti refluks asam (GERD) dapat menyebabkan naiknya cairan asam lambung ke kerongkongan, yang bisa memicu bau mulut. Selain itu, gangguan pada saluran pencernaan seperti infeksi H. pylori juga dikaitkan dengan halitosis.

Penggunaan Produk Tembakau

Merokok atau mengunyah tembakau tidak hanya meninggalkan bau tak sedap di mulut, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit gusi dan mulut kering, yang keduanya menjadi faktor penyebab bau mulut.

Cara Mengatasi Bau Mulut

Untuk mencegah dan mengatasi bau mulut, beberapa langkah dapat dilakukan, antara lain:

-Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari, menggunakan benang gigi, serta membersihkan lidah.

-Minum air yang cukup untuk menjaga produksi air liur.

-Menghindari makanan dan minuman yang memicu bau mulut seperti bawang putih, bawang merah, serta kopi.

-Rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk mencegah penumpukan plak atau masalah gigi yang lebih serius.

-Berhenti merokok atau mengunyah tembakau untuk menjaga kebersihan mulut.

Menjaga kebersihan mulut yang baik dan mendapatkan perawatan gigi secara rutin adalah kunci untuk mengatasi dan mencegah bau mulut yang kronis. Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, bau mulut dapat dikurangi dan memberikan rasa percaya diri yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....