Cara Mengganti Kapasitor Kipas Angin yang Rusak

  • 30 Jul 2024 19:18 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Sebelum mengganti kapasitor kipas angin kita ada baiknya mengenal atau mengetahui fungsi dari kapasitor kipas angin itu sendiri.

Mengganti kapasitor dapat di lakukan sendri di rumah tanpa harus pergi ke tukang servis,untuk menghemat biaya. Dikutip dari teknik mesin.com, secara kuas, fungsi dari kapasitor itu sendiri adalah untuk menyimpan muatan listrik. Energi listrik yang tersimpan tersebut digunakan untuk membantu memutar dinamo penggerak pada kipas angin ketika melakukan putaran awal.

Peran dari kapasitor sangat berpengaruh besar jika tidak di lakukan penggantian kapsitor yang baru.

Wajib di ketahui bahwa setiap dinamo penggerak memerlukan energi yang besar untuk melakukan start.

Sehingga membutuhkan tenaga tambahan untuk melakukan putaran awal. Sehingga, untuk melakukan start awal, dinamo penggerak akan mengambil energi listrik yang tersimpan pada kapasitor.

Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa fungsi kapasitor kipas angin adalah untuk membantu dinamo penggerak melakukan putaran awal ketika mesin kipas angin dihidupkan.

Jika setelah pengecekan dan ternyata kondisi kapasitor sudah tidak berfungsi, maka kita harus menggantinya dengan yang baru, dan tentu saja harus mengetahui cara pemasangannya agar tidak terjadi kesalahan.

Untuk memasang kapasitor caranya sangat mudah, yang pertama kita harus menemukan letak kapasitor tersebut di dalam mesin kipas angin yang biasanya posisi kapasitor berada di dekat dinamo penggerak.

Untuk memasang kapasitor bebas bisa bolak-balik pada sambungan kabelnya yang penting jangan sampai salah dalam menyambung jalur kabelnya, oleh sebab itu sebelum melepas kapasitor dari kabelnya, sebaiknya difoto terlebih dahulu agar tidak lupa posisinya.

Meskipun tidak disarankan, kita dapat mengganti kapasitor dengan ukuran yang lebih besar atau lebih kecil, namun perlu diketahui dampaknya jika menggunakan ukuran kapasitor yang berbeda dari aslinya.

Jika ganti kapasitor dengan ukuran yang lebih kecil, maka putaran kipas akan menjadi lambat. Sehingga baling-baling kipas angin pun tidak dapat menghembuskan angin secara maksimal.

Begitu sebaliknya, jika mengganti kapsitor dengan ukuran yang lebih besar agat putaran kipas angin menjadi lebih kencang, tetapi dinamo penggerak akan cepat panas dan terbakar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....