WhatsApp Uji Fitur Baru: Tambah Opsi Polling dan Buat Grup dari Hasil Jajak Pendapat
- 30 Sep 2026 21:07 WIB
- Palembang
Poin Utama
- WhatsApp beta 2.26.33.1 memungkinkan pembuat polling membuka kontribusi agar anggota grup bisa menambahkan opsi baru yang belum ada di daftar awal
- WhatsApp beta 2.26.39.5 menghadirkan pintasan membuat grup langsung dari hasil polling ketika sebuah opsi dipilih minimal dua orang
- Fitur pembuatan grup otomatis ini memangkas proses manual karena sistem langsung mengisi anggota grup baru berdasarkan daftar pemilih opsi tersebut
RRI.CO.ID, Palembang - WhatsApp tengah mengembangkan pembaruan signifikan pada fitur jajak pendapat di dalam grup. Pengujian ini dilakukan untuk membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih interaktif dan efisien.
Seperti yang diungkap laman WABetaInfo, pada 29 September 2026, ada versi beta Android 2.26.33.1, platform tersebut memperkenalkan opsi kontribusi terbuka dalam polling. Melalui pengaturan ini, pembuat jajak pendapat dapat memberikan izin kepada anggota lain untuk menambahkan pilihan baru.
Langkah tersebut memungkinkan peserta untuk melengkapi opsi yang mungkin terlewat dari daftar awal. Meski demikian, pembuat polling tetap memegang kendali penuh untuk menjaga hasil tetap terstruktur.
Selain itu, WhatsApp juga menghadirkan inovasi lain yang terdeteksi pada versi beta Android 2.26.39.5. Fitur ini memungkinkan pembuatan grup baru secara langsung dari halaman hasil jajak pendapat.
Sebelumnya, pengguna harus mencatat manual siapa saja yang memilih opsi tertentu sebelum membuat grup terpisah. Proses manual tersebut kini dipangkas menjadi otomatis oleh sistem.
Caranya, pengguna cukup membuka detail hasil polling untuk melihat distribusi suara setiap opsi. Ketika sebuah opsi dipilih oleh minimal dua orang, tombol pembuatan grup akan muncul secara otomatis.
Setelah tombol tersebut ditekan, WhatsApp akan langsung membuka halaman pembuatan grup dengan para pemilih opsi tersebut sebagai anggota awal. Pengguna kemudian dapat memberi nama grup dan menyelesaikannya seperti membuat grup biasa.
Batasan minimal dua pemilih diterapkan karena grup dengan satu anggota dianggap tidak relevan. Dengan aturan ini, pintasan hanya aktif jika terdapat kesamaan preferensi antar anggota.
Keunggulan utama fitur ini terletak pada kecepatan dan ketepatan dalam menindaklanjuti hasil polling. Sistem akan membaca daftar pemilih secara otomatis sehingga pengguna tidak perlu lagi menelusuri obrolan.
Sebagai ilustrasi, dalam grup mahasiswa yang mengadakan jajak pendapat sesi belajar, opsi "Ya, saya tertarik" yang dipilih beberapa orang dapat langsung diubah menjadi grup belajar baru. Untuk saat ini, fitur pembuatan grup dari polling masih dalam tahap peluncuran bertahap dan baru tersedia bagi sebagian penguji beta melalui Google Play Store.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....