The Clinic 4.0 Edu-Art Festival 2026 Siapkan Ruang Kreatif Anak Muda

  • 25 Agt 2026 23:56 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Generasi muda memerlukan kemampuan di luar akademik, termasuk komunikasi, keberanian tampil, dan kreativitas untuk menghadapi tantangan masa depan.
  • The Clinic 4.0: Edu-Art Festival 2026 merupakan inisiatif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Fatah Palembang untuk mengembangkan soft skills generasi muda.
  • Festival akan berlangsung selama tiga hari pada 6-8 Oktober 2026 dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan edukasi dan seni.

RRI.CO.ID, Palembang - Generasi muda membutuhkan kemampuan lebih dari sekadar akademik untuk menghadapi tantangan masa depan. Kemampuan berkomunikasi, keberanian tampil, dan kemauan mencoba hal baru dinilai menjadi bekal penting dalam pengembangan diri.

Hal tersebut menjadi salah satu tujuan The Clinic 4.0: Edu-Art Festival 2026 yang digagas Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Fatah Palembang. Festival tersebut akan berlangsung selama tiga hari, 6 hingga 8 Oktober 2026, dengan berbagai kegiatan edukasi dan seni.

Dosen FEBI UIN Raden Fatah Palembang Muhammad Rahman Bayumi mengatakan festival tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan pelajar untuk mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran akademik. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk melatih soft skill dan kepercayaan diri generasi muda.

“Ajang ini menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan soft skill dan keberanian tampil,” ujar Muhammad Rahman Bayumi dalam program Sore Ceria RRI Pro 2 Palembang, Senin, 24 Agustus 2026.

The Clinic 4.0 tahun ini menghadirkan berbagai perlombaan yang dapat diikuti mahasiswa dan pelajar. Kompetisi tersebut meliputi vokal solo, stand-up comedy, poster, hingga kategori baru berupa film pendek.

Humas The Clinic 4.0 Festival 2026 Rangga Dwi Putra mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi peserta dari berbagai daerah. Bahkan, festival tersebut mulai mendapat perhatian peserta dari luar Indonesia, termasuk Malaysia.

“Kami berharap The Clinic dapat terus berkembang dan menjadi ajang yang lebih besar hingga berskala internasional,” kata Rangga.

Selain perlombaan, penyelenggara menyiapkan seminar dengan sejumlah topik yang relevan bagi generasi muda. Materi yang dibahas mencakup kesehatan mental, psikologi, stunting, dan kewirausahaan.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan memberikan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperluas pengalaman. Peserta juga didorong berani tampil dan mengeksplorasi kemampuan melalui berbagai kegiatan kreatif.

Rangga mengajak generasi muda tidak ragu mencoba pengalaman baru dalam proses pengembangan diri. Menurutnya, keberanian mengambil kesempatan dapat menjadi bagian dari proses belajar dan membangun kemampuan.

“Jangan takut mencoba dan mengambil risiko, karena dari situ kita bisa belajar dan berkembang,” tutup Rangga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....