Gen Z Lebih Utamakan Skill dan Pengalaman
- 20 Agt 2026 13:50 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID,Palembang - Dunia kerja kini semakin menuntut anak muda memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri. Kondisi ini membuat pengalaman dan keterampilan praktis semakin mendapat perhatian dalam proses perekrutan.
Laporan Linnk Group dalam Gen Z Recruitment Trends Report 2025 yang dirilis jurnal.feb-umi.id , menunjukkan perubahan pandangan tersebut. Hampir 84 persen responden Gen Z menilai kemampuan dan pengalaman dunia nyata lebih penting daripada kualifikasi pendidikan formal.
Temuan itu menunjukkan adanya pergeseran cara generasi muda melihat persiapan menuju dunia kerja. Pendidikan formal tetap dianggap penting, tetapi pengalaman langsung dinilai mampu memberikan bekal yang lebih aplikatif.
Tren serupa juga terlihat dalam Deloitte 2025 Gen Z and Millennial Survey. Sebanyak 88 persen Gen Z menganggap pengalaman praktis dan pembelajaran langsung di tempat kerja penting untuk mengembangkan keterampilan.
Deloitte juga menemukan 86 persen Gen Z menilai bimbingan dan pendampingan penting dalam perkembangan keterampilan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung melalui pendidikan formal.
Meski demikian, temuan tersebut bukan berarti gelar pendidikan sudah kehilangan relevansinya. Pendidikan tetap dapat menjadi fondasi, sementara keterampilan dan pengalaman membantu seseorang menghadapi kebutuhan pekerjaan yang terus berubah.
Bagi Gen Z, kombinasi pendidikan, pengalaman, dan kemampuan interpersonal menjadi bekal penting memasuki dunia kerja. Kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, bekerja sama, serta membangun jejaring juga dapat mendukung perkembangan karier.
Karena itu, mahasiswa dan pencari kerja muda dapat mulai membangun pengalaman sejak masih berada di bangku pendidikan. Magang, organisasi, proyek, dan berbagai kegiatan praktis dapat menjadi ruang untuk mengasah kemampuan sebelum memasuki dunia profesional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....