Meta Resmi Luncurkan Facebook Verified untuk Verifikasi Identitas Penggunanya

  • 28 Jul 2026 14:34 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Meta resmi memperkenalkan Facebook Verified, fitur verifikasi identitas tanpa biaya yang ditujukan bagi pengguna Facebook.
  • Untuk memperoleh lencana Facebook Verified, pengguna diminta merekam video selfie singkat.
  • Kehadiran Facebook Verified dapat lebih mudah membedakan akun milik orang sungguhan saat melakukan transaksi, membangun relasi, maupun berinteraksi di komunitas.

RRI.CO.ID, Palembang - Meta resmi memperkenalkan Facebook Verified, fitur verifikasi identitas tanpa biaya yang ditujukan bagi pengguna Facebook. Inovasi ini dihadirkan sebagai langkah untuk membantu masyarakat mengenali akun yang benar-benar dimiliki oleh individu asli, seiring meningkatnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pembuatan profil, pesan, maupun konten secara otomatis.

Perusahaan menilai bahwa keaslian identitas menjadi semakin penting karena Facebook digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti transaksi di Marketplace, mencari pasangan melalui Facebook Dating, hingga berpartisipasi dalam diskusi di Grup. Dengan adanya tanda verifikasi tersebut, pengguna diharapkan memiliki gambaran bahwa akun yang mereka lihat telah melewati proses pemeriksaan identitas.

Dikutip dari laman resmi Meta, Jumat 28 Juli 2026, untuk memperoleh lencana Facebook Verified, pengguna diminta merekam video selfie singkat. Rekaman tersebut kemudian dibandingkan dengan foto profil yang sudah tersimpan di akun guna memastikan identitas pemiliknya.

Meta menyebut proses verifikasi ini tidak dipungut biaya dan umumnya dapat diselesaikan hanya dalam hitungan menit. Meski demikian, tidak semua akun dapat langsung memperoleh lencana tersebut.

Pengguna harus berusia minimal 18 tahun, memiliki rekam jejak yang baik di platform, mematuhi Standar Komunitas Meta, serta tidak terindikasi melakukan aktivitas yang bersifat palsu, menipu, atau melanggar kebijakan perusahaan. Saat ini, program tersebut hanya berlaku untuk akun pribadi dan belum mencakup Halaman (Pages) maupun akun ProMode.

Meta akan menghadirkan Facebook Verified secara bertahap di sejumlah negara sebelum memperluas jangkauannya ke lebih banyak wilayah di dunia. Lencana verifikasi nantinya akan terlihat di beberapa layanan utama Facebook, seperti Marketplace, Dating, Grup, dan halaman profil pengguna.

Perusahaan juga berencana memperluas tampilannya ke unggahan di Feed pada tahap berikutnya. Pengguna hanya perlu melakukan verifikasi satu kali karena status tersebut akan tetap berlaku di berbagai layanan Facebook.

Melalui kehadiran Facebook Verified, Meta berharap pengguna dapat lebih mudah membedakan akun milik orang sungguhan saat melakukan transaksi, membangun relasi, maupun berinteraksi di komunitas. Namun, perusahaan menegaskan bahwa lencana verifikasi bukan merupakan jaminan bahwa pemilik akun sepenuhnya dapat dipercaya atau mendapat dukungan khusus dari Meta.

Seluruh pengguna tetap wajib mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk Standar Komunitas dan Kebijakan Perdagangan. Meta menyatakan bahwa di tengah berkembangnya teknologi AI yang mampu menghasilkan identitas digital secara cepat, sistem verifikasi ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk menjaga interaksi di Facebook tetap aman, transparan, dan didasarkan pada identitas pengguna yang autentik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....