Palembang Digital Dorong Pemanfaatan AI bagi Generasi Muda

  • 26 Jul 2026 20:45 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Komunitas Palembang Digital dibentuk tepatnya April 2020 sebagai wadah berkumpulnya para software engineer, desainer, praktisi teknologi asal Palembang dan dari luar kota juga luar negeri untuk berbagi ilmu.
  • Pemanfaatan AI untuk berbagai sektor bukan hanya sebagai alat bantu tapi untuk efisiensi biaya dan waktu.
  • peringkat literasi digital di Sumsel meningkat dari posisi ke 28 nasional menjadi ke 17, karena adanya perubahan pola pikir.

RRI.CO.ID, Palembang - Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dinilai menjadi kunci meningkatkan daya saing generasi muda di era digital. Melalui berbagai program pelatihan, Komunitas Palembang Digital mendorong masyarakat memanfaatkan AI untuk belajar, bekerja, hingga mengembangkan usaha.

Hal itu disampaikan Community Lead Palembang Digital sekaligus Senior Software Engineer, Arief Rahmansyah, saat menjadi narasumber program Obrolan Komunitas di Studio Pro 1 RRI Palembang, Minggu, 19 Juli 2026. Menurutnya, AI tidak lagi sekadar teknologi pendukung, tetapi telah menjadi kebutuhan di berbagai sektor.

Arief mengatakan Palembang Digital berdiri pada April 2020 sebagai wadah kolaborasi para software engineer, desainer, praktisi teknologi, mahasiswa, hingga pelaku startup. Komunitas tersebut juga membuka ruang berbagi ilmu bagi anggota dari luar Sumatera Selatan bahkan luar negeri.

Saat ini, Palembang Digital memiliki lebih dari 3.000 anggota. Sejak berdiri, komunitas tersebut telah menyelenggarakan lebih dari 130 kegiatan, mulai dari webinar bulanan, konferensi, hingga bootcamp pengembangan keterampilan digital.

Menurut Arief, AI mampu membantu meningkatkan efisiensi biaya dan waktu dalam berbagai aktivitas. Teknologi itu dapat dimanfaatkan pelaku UMKM, wirausaha, pelajar, maupun masyarakat umum untuk meningkatkan produktivitas.

"Banyak kegiatan dilakukan seperti kolaborasi dengan OJK yaitu program Pemerintah melatih pelaku usaha muda melalui 100.000 Sultan Muda dengan menggunakan AI," ujarnya.

Melalui program tersebut, peserta dilatih membuat foto produk, menyusun strategi pemasaran digital, mendesain materi promosi, hingga mengotomatisasi formulir pemesanan melalui WhatsApp. Palembang Digital juga memberikan edukasi kepada siswa dan guru melalui pembelajaran mandiri, seperti percakapan bahasa Inggris interaktif dan latihan soal berbasis AI.

Arief mengungkapkan literasi digital di Sumatera Selatan terus mengalami peningkatan. Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat membuat AI semakin dipahami sebagai mitra belajar dan bekerja, bukan pengganti manusia, sehingga setiap hasil tetap harus diverifikasi.

Ia menambahkan pengguna perangkat Android dapat memanfaatkan layanan AI seperti ChatGPT dan Gemini sebagai asisten pribadi. Fitur tersebut dapat digunakan untuk mengatur jadwal, membuat pengingat, menganalisis foto, hingga mendukung aktivitas harian dengan layanan gratis sesuai kebutuhan.

Di akhir dialog, Arief mengajak generasi muda bergabung dengan Palembang Digital untuk memperluas kompetensi dan jejaring profesional. Melalui komunitas tersebut, anggota dapat mengikuti pelatihan, memperoleh pendampingan, membangun relasi dengan profesional teknologi, serta mengakses informasi peluang kerja di sektor digital.

"Diharapkan generasi muda untuk bergabung dalam komunitas digital ini karena bisa mengikuti program pelatihan, konsultasi akses ke jaringan profesional dan alumni baik dalam dan luar negeri sekaligus sebagai wadah mencari informasi lowongan pekerjaan di bidang teknologi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....