Instagram akan Hentikan Fitur Enkripsi End to End Direct Message

  • 27 Mar 2026 07:45 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang — Instagram secara resmi akan menghentikan fitur obrolan dengan enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption / E2EE) pada layanan Direct Message mulai 8 Mei 2026. Kebijakan ini menandai berakhirnya sistem perlindungan privasi tingkat tinggi yang sebelumnya memastikan bahwa hanya pengirim dan penerima yang dapat mengakses isi pesan.

Dikutip dari The Verge, Meta sebagai perusahaan induk menyatakan bahwa keputusan ini diambil karena rendahnya tingkat penggunaan fitur tersebut oleh pengguna. Juru bicara Meta, Dina El-Kassaby Luce, menegaskan bahwa hanya sebagian kecil pengguna yang memanfaatkan mode percakapan rahasia di Direct Message.

Di satu sisi, E2EE berperan sebagai perlindungan penting terhadap penyadapan, peretasan, dan pengawasan yang tidak sah. Namun di sisi lain, tanpa enkripsi tersebut, percakapan pengguna berpotensi dapat dianalisis oleh sistem internal milik Meta.

Keputusan sepihak ini pun memicu kritik dan kekhawatiran dari berbagai pihak yang fokus pada keamanan digital global. Hilangnya lapisan perlindungan tambahan tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko kebocoran data pribadi bagi jutaan pengguna.

Sebagai respons atas keresahan tersebut, Meta menawarkan alternatif komunikasi yang tetap menjamin keamanan data. “Pengguna yang ingin tetap menikmati enkripsi end-to-end dapat menggunakan WhatsApp,” ujar El-Kassaby Luce.

Sejalan dengan kebijakan baru tersebut, Instagram telah mengirimkan notifikasi langsung kepada pengguna di dalam aplikasi. Selain itu, pembaruan informasi juga telah tersedia di pusat bantuan resmi untuk memberikan panduan sebelum batas waktu diberlakukan.

Pengguna dianjurkan segera mencadangkan riwayat percakapan beserta dokumen terkait. Langkah ini penting untuk menghindari hilangnya riwayat teks atau dokumen penting secara permanen setelah fitur dinonaktifkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....