Review iPhone 17 Pro: Material Baru, Performa Dingin

  • 10 Jan 2026 13:25 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - David Gadgetin baru saja mengunggah ulasan mendalam mengenai perangkat flagship terbaru dari Apple yaitu iPhone 17 Pro. Video ulasan ini tayang perdana melalui kanal YouTube Gadgetin pada hari Kamis, 8 Januari 2026.

Ponsel ini hadir dengan pilihan warna baru Cosmic Orange yang diklaim sangat mencolok bagi pengguna di luar. David merasa varian warna jingga ini justru terlalu menarik perhatian orang saat digunakan di tempat-tempat umum.

Desain bodi kini meninggalkan bahan titanium dan beralih kembali menggunakan material aluminium unibody yang sangat solid. Material aluminium ini diklaim memiliki kemampuan menyebarkan panas dua puluh kali lebih baik dibandingkan material generasi sebelumnya.

"Aluminium unibody beneran wangi sih, ada support dari sistem vapor chamber juga," ujar David dalam video tersebut. Kehadiran sistem pendingin baru ini membuat suhu perangkat tetap terjaga stabil meski sedang menjalankan tugas-tugas berat.

Pengujian menunjukkan suhu iPhone 17 Pro jauh lebih dingin sekitar enam derajat saat merekam video resolusi tinggi. Performa chip A19 Pro juga tercatat tiga puluh persen lebih kencang dibandingkan dengan chip pada seri sebelumnya.

Layar ponsel ini sudah menggunakan lapisan anti refleksi terbaru sehingga memberikan visual yang jauh lebih jernih pekat. Kapasitas baterainya pun mengalami peningkatan signifikan hingga hampir menyentuh angka empat ribu miliampere per jam untuk harian.

Sistem pengisian daya sekarang sudah mendukung kecepatan empat puluh watt yang jauh lebih efisien untuk waktu pengguna. Baterai dapat terisi hingga kapasitas lima puluh persen hanya dalam waktu singkat yaitu sekitar dua puluh menit.

"Kalau lagi buru-buru, beda sepuluh menit itu berasa ya," kata David saat menjelaskan keunggulan fitur pengisian daya. Ketahanan baterainya bahkan dipuji karena terasa setara dengan ketahanan baterai pada varian seri iPhone Pro Max.

Kamera depan mendapatkan peningkatan besar dengan penggunaan sensor kotak berukuran jumbo yang memberikan hasil gambar sangat luas. David sangat menyukai kualitas foto serta video dari kamera depan yang terasa jauh lebih pro dan fleksibel.

Namun, ia menyayangkan masalah pantulan cahaya atau flare pada kamera belakang yang masih belum juga berhasil dibereskan. Masalah gangguan cahaya saat malam hari tersebut menjadi alasan utama David enggan berpindah dari perangkat lamanya.

"Kalau ini bisa ilang, saya bakal ganti," tegas David memberikan catatan kritis terhadap fitur kamera belakang tersebut. Ia merasa peningkatan pada sektor lainnya belum cukup kuat untuk menggerakkannya segera mengganti ponsel pribadi saat ini.

Secara keseluruhan, iPhone 17 Pro tetap menyandang status sebagai ponsel terbaik Apple untuk segmen pasar kelas atas. Perangkat ini sangat direkomendasikan bagi pengguna profesional yang membutuhkan performa kerja berat namun tetap stabil setiap saat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....