Internet of Things: Menghubungkan Perangkat, Mengubah Gaya Hidup"
- 13 Agt 2025 16:57 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Dua dekade lalu, ide bahwa peralatan rumah bisa “berbicara” satu sama lain mungkin terdengar seperti adegan film fiksi ilmiah. Namun kini, konsep itu menjadi kenyataan melalui Internet of Things atau IoT.
Menurut laporan dari Gartner (2023), ada lebih dari 15 miliar perangkat IoT yang aktif di seluruh dunia, dan jumlahnya diperkirakan akan mencapai 29 miliar pada tahun 2030. IoT memungkinkan berbagai perangkat untuk terhubung ke internet dan saling bertukar data.
Contoh yang mudah ditemukan ada di rumah kita. Kulkas pintar dapat memberi tahu kapan stok makanan habis, lampu otomatis menyesuaikan intensitas cahaya sesuai waktu, dan kamera keamanan mengirim notifikasi langsung ke ponsel saat mendeteksi gerakan.
Menurut laporan dari Statista (2024), mencatat bahwa perangkat rumah pintar menjadi segmen IoT yang paling cepat berkembang, terutama di kawasan Asia Pasifik.
Manfaat IoT tidak berhenti di rumah tangga. Dalam dunia kesehatan, perangkat wearable seperti jam pintar mampu memantau detak jantung, pola tidur, hingga kadar oksigen dalam darah. Data ini dapat dikirim langsung ke dokter untuk memudahkan diagnosa awal.
Menurut World Health Organization (2023), menyebut teknologi ini dapat membantu pencegahan penyakit kronis melalui pemantauan jangka panjang. Di sektor transportasi, IoT memegang peran penting dalam pengembangan kota pintar (smart city). Sistem lalu lintas terhubung memungkinkan pengaturan lampu merah secara dinamis untuk mengurangi kemacetan.
Menurut McKinsey & Company (2023), penerapan IoT di transportasi publik mampu meningkatkan efisiensi perjalanan hingga 20 persen di beberapa kota besar seperti Singapura dan Barcelona. Meski memberikan banyak kemudahan, IoT juga membawa tantangan, terutama terkait keamanan data.
Perangkat yang selalu terhubung berpotensi menjadi pintu masuk bagi peretas. Oleh sebab itu, edukasi pengguna dan penerapan standar keamanan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
IoT bukan lagi teknologi masa depan. Ia sudah menjadi bagian dari rutinitas harian, mulai dari rumah, tempat kerja, hingga perjalanan kita. Semakin matang penerapannya, semakin besar pula dampak positif yang bisa dirasakan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....