Pegadaian Ajak Masyarakat Manfaatkan Koreksi Harga Emas

  • 02 Feb 2026 12:50 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Harga emas global dalam beberapa hari terakhir bergerak melemah setelah mencatat penguatan signifikan di awal tahun. Koreksi ini dipicu sejumlah faktor eksternal, mulai dari penguatan dolar Amerika Serikat, aksi ambil untung investor, hingga sentimen kebijakan suku bunga global.

Secara harian, harga emas tercatat turun sekitar 1 hingga 2 persen dari level tertingginya. Penurunan tersebut ikut tercermin pada harga emas domestik yang menyesuaikan dengan pergerakan pasar internasional. Meski demikian, koreksi ini dinilai masih dalam batas wajar sebagai bagian dari siklus investasi emas jangka panjang.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil Sumbagsel, Novryandi, menilai, fluktuasi harga saat ini justru membuka peluang bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi atau menambah kepemilikan emas.

“Pergerakan harga emas yang terkoreksi merupakan dinamika pasar yang sehat. Bagi investor jangka panjang, khususnya masyarakat yang ingin mulai berinvestasi, ini menjadi momentum yang baik untuk masuk secara bertahap,” ujar Novryandi dalam keterangan tertulis, Senin, 2 Februari 2026.

Menurutnya, emas tetap relevan sebagai instrumen safe haven dan pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global. Selain memiliki likuiditas tinggi, emas juga efektif sebagai diversifikasi portofolio dan penahan laju inflasi.

Pegadaian, lanjut Novryandi, terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui akses investasi emas yang semakin mudah dan terjangkau. Salah satunya melalui layanan digital Tring! by Pegadaian yang memungkinkan masyarakat menabung emas secara fleksibel dan real-time.

“Melalui Tring!, masyarakat bisa membeli emas mulai dari nominal ringan, memantau harga secara transparan, hingga menabung kapan saja langsung dari ponsel,” jelasnya.

Seluruh transaksi pada aplikasi tersebut terintegrasi dengan sistem resmi Pegadaian dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga memberikan rasa aman bagi nasabah.

Novryandi mengimbau masyarakat memanfaatkan koreksi harga sebagai langkah awal membangun kebiasaan investasi yang sehat, terutama dengan pendekatan menabung emas secara rutin untuk kebutuhan finansial jangka panjang.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan momentum koreksi harga ini. Investasi emas kini semakin praktis dan dapat diakses siapa saja,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....