Palembang Gencarkan Program Sekolah Rakyat Inklusif
- 29 Sep 2025 15:49 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Pemerintah Kota Palembang menyiapkan program Sekolah Rakyat sebagai upaya menekan angka putus sekolah. Program ini ditujukan bagi anak-anak kurang mampu yang tidak sempat menempuh pendidikan formal.
Kepala Dinas Sosial Palembang, M Raimon Lauri, mengatakan langkah awal adalah pendataan anak putus sekolah di seluruh kecamatan. Hasil pendataan akan menjadi dasar menentukan lokasi dan pola belajar yang sesuai.
“Kita akan mendata anak-anak yang putus sekolah, terutama dari keluarga kurang mampu. Selanjutnya kita koordinasikan dengan Dinas Pendidikan agar mereka bisa kembali belajar,” ujarnya, Senin (29/9/2025).
Selain sekolah rakyat, Dinsos juga menyiapkan mobil belajar keliling yang akan langsung hadir di kecamatan. Mobil tersebut difungsikan sebagai ruang kelas berjalan agar anak-anak lebih mudah mengakses kegiatan belajar.
“Kita harapkan bisa bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan PGRI. Guru-guru PGRI yang akan mengajar di mobil belajar keliling, sehingga akses pendidikan lebih dekat,” jelas Raimon.
Ia menambahkan anak-anak yang mengikuti program ini tetap berkesempatan memperoleh ijazah resmi. Ijazah akan diterbitkan melalui mekanisme pendidikan formal yang diatur pemerintah.
Dengan begitu, meskipun belajar melalui sekolah rakyat, anak-anak tetap memiliki peluang melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi. Dinsos optimistis langkah ini membuka jalan bagi mereka untuk meraih cita-cita.
“Revitalisasi sekolah rakyat bukan hanya menghadirkan pendidikan, tetapi juga memberi harapan baru bagi generasi muda agar tidak tertinggal,” tegas Raimon. Program ini diharapkan menekan angka putus sekolah di Palembang secara signifikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....