Kemenhaj Mulai Siapkan Penyelenggaraan Haji 2027
- 11 Agt 2026 16:30 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, Teguh Dwi Nugroho memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Haji dan Umrah se-Sumatera Selatan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Teguh Dwi Nugroho menegaskan pentingnya kesiapan dini dan konsistensi dalam mempertahankan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
Teguh juga mengapresiasi capaian Indeks Kepuasan Jemaah Haji (IKJH) tahun 2026. Namun, ia mengingatkan seluruh jajaran agar tidak cepat berpuas diri dan segera mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2027.
“Meraih hasil yang baik itu mudah, tetapi yang jauh lebih sulit adalah mempertahankannya. Karena itu, langkah-langkah strategis untuk persiapan Haji 2027 harus segera kita tancapkan dari sekarang,” tegas Teguh Dwi Nugroho.
Sejumlah langkah prioritas disiapkan untuk menghadapi penyelenggaraan haji 2027. Di antaranya verifikasi data dan dokumen jemaah, persiapan pengumuman pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) lebih awal, serta memastikan jemaah memenuhi istitha'ah kesehatan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Selain itu, Kemenhaj mendorong kantor Kementerian Haji dan Umrah di kabupaten/kota membangun kedekatan dengan jemaah melalui berbagai kegiatan, termasuk program sapa kenal. Bimbingan manasik juga akan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk bagi jemaah yang diperkirakan baru berangkat pada tahun-tahun berikutnya.
Dalam aspek pelayanan, Teguh menekankan peningkatan kualitas layanan Armuzna serta penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten, mulai dari embarkasi hingga pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.
Kemenhaj juga akan mempersiapkan proses rekrutmen petugas haji 2027 yang akan segera dibuka. Penyelenggaraan ibadah haji diharapkan tidak hanya memberikan pelayanan optimal kepada jemaah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Menutup arahannya, Teguh meminta seluruh jajaran Kemenhaj di Sumatera Selatan memperkuat sinergi dan meninggalkan pola kerja birokrasi lama yang tidak adaptif.
“Buang jauh-jauh sifat birokrat kolot. Bangun budaya kerja yang saling menghormati pimpinan dan menyayangi bawahan. Semua jajaran Kemenhaj se-Sumsel harus bersinergi, bekerja sama, dan tidak cepat puas demi memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....