Perjalanan Haji 2026 Tuntas, Debarkasi Palembang Pulangkan 6.984 Jemaah
- 25 Jun 2026 00:26 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Operasional Debarkasi Palembang 2026 resmi berakhir dengan total 6.984 jemaah haji kembali ke Indonesia, terdiri dari jemaah asal Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan petugas kloter.
- Sebanyak sembilan jemaah haji dari wilayah Embarkasi Palembang wafat di Tanah Suci selama pelaksanaan ibadah haji, sementara dua jemaah memilih pulang mandiri melalui Abu Dhabi.
- Kementerian Haji dan Umrah Sumsel mengapresiasi sinergi seluruh pihak terkait yang mendukung kelancaran penyelenggaraan haji sehingga proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah berjalan lancar.
RRI.CO.ID, Palembang - Operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Palembang musim haji 1447 Hijriah resmi berakhir dengan kedatangan 355 jemaah Kloter 16 di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu, 24 Juni 2026. Sebanyak 6.984 jemaah dan petugas berhasil kembali ke Tanah Air, sementara sembilan jemaah wafat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, mengatakan jumlah jemaah yang kembali melalui Debarkasi Palembang terdiri atas 5.851 jemaah asal Sumatera Selatan, 1.069 jemaah asal Bangka Belitung, dan 64 petugas kloter.
Selain itu, terdapat dua jemaah yang memilih pulang secara mandiri melalui Abu Dhabi, yakni Muhammad Yasmir Abdullah dan Desi Amalia. Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang diberangkatkan melalui Embarkasi Palembang pada musim haji 2026 mencapai 6.995 orang.
"Jumlah tersebut terdiri dari 5.860 jemaah asal Sumatera Selatan, 1.071 jemaah asal Bangka Belitung serta 64 petugas kloter yang mendampingi selama pelaksanaan ibadah haji," ujarnya.
Di balik kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini, Debarkasi Palembang juga mencatat sembilan jemaah yang wafat di Tanah Suci. Mereka berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung.
Kesembilan jemaah tersebut yakni Tarmidi Pitono Basuki dan Budi Prasodjo Soenomo dari Palembang, Tamrin Zainuddin Zakaria dari Musi Banyuasin, Aminah Katip Rahim dan Suwadi Marsyit Karyorejo dari Bangka Selatan, Erniwati Kariman Wonorejo dari Ogan Komering Ulu, Ngadiyo Resodiryo Adam dari Musi Rawas, serta Sukma Baruk dan Asan Akip dari Muara Enim.
Arkan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran operasional Embarkasi dan Debarkasi Palembang. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak terlepas dari sinergi berbagai instansi yang bekerja secara terpadu sejak proses keberangkatan hingga pemulangan jemaah.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, Kementerian Agama, Balai Diklat Keagamaan Palembang, Saudia Airlines, Angkasa Pura Bandara SMB II, Imigrasi, Bea Cukai, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Dinas Kesehatan, TNI, Polri, pengelola Asrama Haji Sumsel, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta berbagai pihak lainnya yang terlibat dalam pelayanan haji.
Menurut Arkan, koordinasi dan kolaborasi yang terjalin dengan baik menjadi faktor utama keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini. Karena itu, seluruh tahapan pelayanan dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib hingga berakhirnya operasional Debarkasi Palembang.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jemaah dan keluarga yang telah mendukung proses penyelenggaraan haji. Sikap kooperatif para jemaah dinilai turut membantu kelancaran pelayanan selama berada di Embarkasi maupun Debarkasi Palembang.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Sinergi yang terbangun menjadi kunci keberhasilan pelayanan kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....