Berkurban Sebagai Momentum Menumbuhkan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

  • 24 Mei 2026 21:35 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Setiap 10 Zulhijah, umat Islam di seluruh dunia melaksanakan ibadah kurban. Hewan disembelih dan dagingnya dibagikan sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt. sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama.

Makna kurban tidak berhenti pada penyembelihan hewan. Ulama menyebutnya sebagai ibadah yang merangkum dimensi spiritual, sosial, dan moral dalam satu rangkaian.

Dosen Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Raden Fatah Palembang, Ustaz H. Sulaiman M. Nur, menjelaskan, proses penyembelihan hewan kurban tidak hanya sekadar ibadah, tetapi juga memerlukan pemahaman terhadap karakter hewan yang akan dikurbankan.

“Penyembelihan hewan kurban harus mengenal karakter hewan terlebih dahulu agar prosesnya berjalan baik dan sesuai syariat,” ujarnya pada saat Dialog Mutiara Pagi di Pro 1 RRI Palembang, Jumat, 22 Mei 2026.

Ia menambahkan, karakter hewan kurban juga dapat mencerminkan karakter orang yang berkurban. Menurutnya, ibadah kurban mengajarkan nilai kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Karakter hewan kurban itu juga bisa disesuaikan dengan karakter kita sebagai orang yang berkurban,” katanya.

Selain itu, Sulaiman mengajak masyarakat untuk memperbanyak amalan dan melaksanakan sunah-sunah pada 10 hari pertama bulan Zulhijah yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam.

“Mari kita melaksanakan sunah-sunah di bulan Zulhijah ini, khususnya pada 10 hari pertama yang penuh keberkahan,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, ibadah kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi menjadi simbol ketaatan dan pengorbanan seorang hamba kepada Allah Swt. Nilai utama dari kurban, menurutnya, terletak pada keikhlasan hati dan niat untuk berbagi kepada sesama, terutama masyarakat yang membutuhkan.

Sulaiman menambahkan bahwa momentum Iduladha dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Melalui pembagian daging kurban, semangat kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur dapat terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....