Cerita Jemaah Muda, Bakti pada Orang Tua

  • 29 Mei 2025 22:00 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Dua wanita muda berusia 18 tahun, Suci Ramadani dan Novi Karsa Pratiwi, mencatatkan diri sebagai jemaah haji termuda Embarkasi Palembang pada Kloter 22. Kisah perjuangan mereka mengundang decak kagum dan haru, menjadi cerita paling inspiratif di tengah gelombang keberangkatan haji tahun ini.

Suci Ramadani, remaja berkacamata asal Palembang, memutuskan berangkat seorang diri menggantikan sang ibu yang menderita Alzheimer. Ibunda berusia 90 tahun itu harus tinggal bersama ayahnya yang telah berusia 93 tahun.

"Dulu ibu mendaftar haji sejak 2013, tapi Allah berkehendak lain. Sekarang, saya yang akan mewakili niat sucinya," ujar Suci dengan suara bergetar.

Dengan mata berkaca-kaca, ia bertekad mendoakan kesembuhan ibunya di Tanah Suci.

"Saya ingin suatu hari nanti, ibu bisa benar-benar ke Mekah, menyentuh Ka’bah dengan tangannya sendiri," tambahnya.

Sementara itu, Novi Karsa Pratiwi, mahasiswa yang telah terdaftar sebagai calon haji sejak usia 6 tahun, harus kehilangan sang ayah sebelum keberangkatan. Meski berat, ia tetap berangkat didampingi kakaknya, menggantikan posisi almarhum.

"Ini impian terbesar ayah, berhaji bersama keluarga. Sekarang, doa saya untuk beliau di Tanah Suci," ucap Novi dengan mata sembab.

Kedua kisah ini menjadi bukti bahwa ibadah haji tidak hanya tentang perjalanan fisik, tapi juga pengorbanan dan cinta tanpa syarat.

"Manusia berencana, Allah yang menentukan. Tapi tekad mereka luar biasa," kata salah seorang petugas embarkasi.

Keberangkatan Suci dan Novi disambut doa dari seluruh jemaah, menjadi pengingat bahwa usia muda tak menghalangi ketulusan hati dalam menunaikan panggilan spiritual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....