Operator Alat Berat Ditembak OTD saat Makan, Polisi Kejar Pelaku
- 08 Jul 2026 12:20 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Operator alat berat SB (34 tahun) ditembak oleh orang tidak dikenal di area tambang PT BCM, Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin pada Sabtu, 4 Juli 2026 pukul 23.00 WIB.
- Korban mengalami luka serius pada bagian kepala dengan proyektil yang diduga masih berada di dalam kepala dan menjalani perawatan intensif di RSUD Banyuasin.
- Satreskrim Polres Banyuasin dan Polsek Rantau Bayur telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku yang masih belum diketahui identitasnya.
RRI.CO.ID, Banyuasin – Seorang operator alat berat di area tambang PT BCM, Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, diduga menjadi korban penembakan oleh orang tidak dikenal saat sedang beristirahat dan makan malam di dalam kabin ekskavator. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2026 sekitar pukul 23.00 WIB itu mengakibatkan korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Banyuasin.
Korban berinisial SB (34) diketahui tengah menikmati makan malam di dalam kabin ekskavator. Saat membuka pintu kabin, korban diduga ditembak menggunakan senapan angin oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya.
Rekan kerja korban yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, proyektil diduga masih berada di dalam kepala korban sehingga korban dijadwalkan menjalani tindakan medis lanjutan.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Satreskrim Polres Banyuasin bersama Polsek Rantau Bayur langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan dan mengamankan tempat kejadian perkara.
Kasi Humas Polres Banyuasin, Iptu Abu Bakar, mengatakan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian.
"Seluruh saksi yang mengetahui peristiwa tersebut telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan," ujar Abu Bakar, Selasa, 7 Juli 2026.
Selain melakukan penyelidikan, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan guna memperoleh informasi yang dapat mendukung pengungkapan perkara. Pengamanan di kawasan operasional tambang turut ditingkatkan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Menurut Abu Bakar, penyidik masih mendalami seluruh fakta yang ditemukan di lapangan, termasuk menelusuri dugaan motif serta mengidentifikasi pelaku. Proses penyelidikan dilakukan secara bertahap sesuai prosedur hukum.
"Kami berkomitmen mengungkap pelaku dan menangani perkara ini secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui. Polres Banyuasin mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada kepolisian sebagai bagian dari upaya mempercepat pengungkapan kasus.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....