Kakek Thohari Ditemukan Selamat usai Dua Hari Hilang di Musi Rawas
- 02 Jun 2026 14:24 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Thohari (80) ditemukan dalam keadaan selamat, namun mengalami lemas dan linglung setelah dua hari hilang.
- Operasi melibatkan kolaborasi kuat antara Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan warga lokal.
- Tim SAR menerapkan ESAR Hasty Search untuk mempercepat penemuan korban di area hutan.
- Basarnas mengingatkan keluarga untuk memperketat pengawasan terhadap lansia yang rentan mengalami disorientasi.
RRI.CO.ID, Musi Rawas - Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Thohari (80), warga Desa Kosgoro RT 003, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu, 31 Mei 2026.
Petugas menemukan korban pada Selasa, 2 Juni 2026 sekitar pukul 10.30 WIB di wilayah Desa Kosgoro, Kecamatan STL Ulu Terawas, sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Tim penyelamat mendapati korban dalam kondisi selamat, namun sang kakek tampak sangat lemas dan linglung setelah dua hari berada di tengah hutan.
Para personel langsung melihat korban sedang duduk sendirian di bawah sebuah pohon saat mereka menyisir area pencarian yang telah dipetakan sebelumnya.
Tim medis segera memberikan pemeriksaan kesehatan awal sebelum petugas mengevakuasi dan menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dibawa kembali ke rumahnya.
Operasi kemanusiaan pada hari kedua ini menggerakkan unsur SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Kantor SAR Palembang, Mancarah Wanto., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan operasi pencarian tersebut.
"Alhamdulillah, korban atas nama Thohari berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja keras, bahu-membahu, dan bersinergi selama proses pencarian berlangsung. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Basarnas, TNI, Polri, relawan, pemerintah setempat, dan masyarakat," ujar Mancarah Wanto.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....