Tim SAR Musi Rawas Sisir Kebun Cari Lansia 80 Tahun yang Hilang
- 02 Jun 2026 09:39 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pencarian hari kedua terhadap lansia bernama Thohari (80 tahun) yang hilang misterius di kebun belakang rumahnya di Musi Rawas.
- Kondisi psikologis korban yang sering berhalusinasi mengenai letak rumahnya sebagai petunjuk arah pencarian
- Penggunaan teknik ESAR Hasty Search (Pencarian Tipe I) untuk penyisiran cepat secara visual.
- Pentingnya pengawasan intensif dari pihak keluarga terhadap anggota keluarga yang sudah lanjut usia atau memiliki kondisi khusus.
RRI.CO.ID, Musi Rawas - Tim SAR Gabungan memfokuskan pencarian seorang lansia berumur 80 tahun yang hilang di area perkebunan Desa Kosgoro, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Isu dugaan halusinasi memperkuat dugaan hilangnya korban bernama Thohari tersebut, karena pihak keluarga menyatakan korban sering meyakini bahwa rumah aslinya berada di dalam kebun belakang rumah.
Pihak berwenang menggelar operasi kemanusiaan ini secara intensif pada hari Selasa, 2 Juni 2026, setelah menerima laporan resmi mengenai hilangnya sang kakek.
Peristiwa bermula saat Thohari berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke kebun di belakang rumah mereka di RT 003 Desa Kosgoro pada hari Minggu, 31 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Sang istri merasa curiga lalu menyusul ke area perkebunan beberapa saat kemudian, namun ia tidak menemukan keberadaan suaminya di lokasi tersebut.
Sejumlah warga setempat sempat melihat korban sedang berdiri di seberang sungai sebelum pihak keluarga menyatakan lansia itu hilang.
Tim SAR Gabungan menerapkan metode ESAR Hasty Search (Pencarian Tipe I) untuk menyisir area secara visual guna mendeteksi keberadaan korban secara cepat pada pencarian hari kedua ini.
Operasi penyelamatan berskala besar ini melibatkan personel Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Pemerintah Desa, relawan, serta masyarakat setempat yang bahu-membahu menyisir lokasi.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Palembang, Macarah Wanto, menegaskan bahwa seluruh unsur penyelamat terus berupaya secara maksimal di lapangan untuk menemukan korban.
"Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan terus melaksanakan pencarian dengan berbagai metode dan memperluas area pencarian sesuai hasil evaluasi di lapangan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujar Macarah Wanto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....