Tim Intel Kodam Sriwijaya Bongkar Jaringan Narkoba

  • 15 Des 2025 17:18 WIB
  •  Palembang

KBRN, Muara Enim: Upaya pemberantasan narkoba di wilayah Sumatera Selatan kembali menunjukkan hasil. Kodam II/Sriwijaya melalui tim gabungan intelijen berhasil menangkap dua orang yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba di Kabupaten Muara Enim, Minggu (14/12/2025).

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkoba di Desa Beruge, Kecamatan Belimbing. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim gabungan yang terdiri dari Deninteldam II/Sriwijaya, Intel Korem 044/Gapo, dan Unit Intel Kodim 0404/Muara Enim dengan melakukan pemantauan intensif di lokasi.

“Begitu menerima informasi, tim langsung bergerak cepat. Kami tidak ingin memberi ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkoba,” kata Asisten Intelijen Kasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Yogi Muhamanto, kepada wartawan.

Hasil pemantauan mengarah pada dua pria yang mengendarai sepeda motor matic dan berperilaku mencurigakan di sekitar lokasi. Keduanya kemudian dihentikan dan diamankan tanpa perlawanan. Mereka diketahui berinisial Hasdi (52), warga Kecamatan Muara Enim, serta Anwar Ibrahim (25), warga Desa Beruge.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket sabu seberat 25,03 gram dan 20 butir ekstasi jenis kerang warna hijau. Seluruh barang bukti bersama kedua tersangka langsung diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim untuk proses hukum lebih lanjut.

Yogi menegaskan, keterlibatan TNI dalam pemberantasan narkoba merupakan bagian dari tanggung jawab moral untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.

“Pemberantasan narkoba adalah komitmen kami. Ini bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,” tegasnya.

Kodam II/Sriwijaya mengapresiasi peran aktif masyarakat yang berani melapor. Sinergi antara warga dan aparat dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di daerah. Langkah tegas ini diharapkan dapat memberi efek jera bagi pelaku serta mempersempit ruang gerak jaringan narkoba di Muara Enim dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....