Tertipu Dijanjikan Mitra MBG, Puluhan Warga Lapor Polisi

  • 19 Nov 2025 20:43 WIB
  •  Palembang

KBRN, Musi Banyuasin: Puluhan warga Sumatera Selatan (Sumsel) merasa tertipu hingga mengalami kerugian puluhan juta rupiah setelah dijanjikan menjadi mitra dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Warga bersama kuasa hukum membuat laporan polisi di SPKT Polda Sumsel, Selasa (18/11/2025).

Mereka melaporkan Sutio Putra Gentakarya yang mengaku dari pihak Mitra Bakul Digital (MBD) sekaligus mitra Badan Gizi Nasional (BGN). Dari puluhan korban yang melaporkan total kerugian mencapai Rp458 juta.

“Para korban dijanjikan keuntungan besar dari penyaluran program MBG. Namun setelah uang ditransfer terlapor justru menghilang,” ungkap kuasa hukum warga, Anton Nurdin.

Anton mengatakan diri diberi kuasa oleh kliennya melaporkan Sutio Putra Gentakarya dari pihak Mitra Bakul Digital (MBD) yang diduga melakukan penipuan terhadap kliennya dengan modus mengajak bermitra program MBG. Terlapor merekrut korbannya dengan iming-iming bisa menjadi mitra dan mendapat porsi MBG dengan keuntungan yang menjanjikan.

"Semua korban dimintai dana talangan sebagai modal, bahkan telapor menggelar seminar setelah korbannya terkumpul cukup banyak. Dihadapan peserta (korban) terlapor meyakinkan korban bisa menjadi mitra resmi MBG," kata Anton kepada wartawan.

Menurut Anton, korban merasa yakin karena terlapor menawarkan program nasional. Korban diarahkan terlapor untuk top up serta mentransfer sejumlah uang supaya bisa terdaftar sebagai mitra MBD.

Dijelaskan Anton, mayoritas korban dalam modus jadi mitra penyaluran MBG merupakan ibu-ibu dan pengusaha catering di Palembang, OKI, Ogan Ilir, Lahat dan Banyuasin.

Besaran biaya yang dibayar korban sebagai iuran mulai dari Rp2,6 juta lalu biaya pembuatan PT Rp4,5 juta dan Rp30 juta dengan alasan untuk membentuk aplikasi MBD dan terdaftar sebagai anggota MBD. "Untuk saat ini ada 25 orang kemungkinan berkembang lagi ke korban-korban lain dengan nilai kerugian setiap korban bervariasi,” katanya

Hingga hari ini, terlapor Sutio Putra Gentakarya tak bisa dihubungi dan tidak pernah lagi datang ke Palembang hingga korban membuat laporan polisi. Laporan korban saat ini sudah diterima dengan dan ditandatangani Kepala Siaga I SPKT Polda Sumsel, Kompol Yulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....