Polisi Tangkap Dua Pelaku Pungli di Palembang
- 04 Nov 2025 20:17 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Direktorat Samapta Polda Sumatera Selatan berhasil mengamankan dua pelaku pungutan liar (pungli) dalam Operasi Sikat Musi II 2025. Penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda di Kota Palembang pada Senin (3/11/2025) setelah keduanya viral di media sosial.
Aksi pungli yang dilakukan kedua pelaku sempat meresahkan pengendara di kawasan putaran Jalan Kolonel H. Burlian, tepatnya di depan Punti Kayu. Dalam video yang beredar, mereka tampak memaksa pengendara memberikan uang dengan cara yang intimidatif.
Kedua pelaku diketahui bernama Nesta Arnado (19), warga Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, dan Sastra (46), yang kerap beraksi di kawasan Musi 2. Salah satu lokasi aksinya berada di depan rumah mantan Wali Kota Palembang.
Kasatgas Preemtif Operasi Sikat Musi II 2025, Kompol A. Hanafi, mengatakan kedua pelaku terbukti melakukan pungli dengan cara memaksa pengguna jalan. “Keduanya kita amankan di dua lokasi berbeda, satu di kawasan Punti Kayu dan satu lagi di Musi 2,” ungkap Hanafi, Rabu (4/11/2025).
Menurut Hanafi, penangkapan tersebut merupakan hasil laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan ulah para pelaku. Aksi mereka dianggap merusak kenyamanan pengendara yang melintas di sejumlah titik rawan pungli di Palembang.
“Kami tindaklanjuti laporan masyarakat terkait maraknya aksi pungli dan premanisme di beberapa lokasi,” jelas Hanafi. Ia menegaskan bahwa operasi ini merupakan perintah langsung pimpinan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Dua pelaku kini menjalani proses hukum dengan mekanisme tindak pidana ringan (tipiring) sesuai aturan yang berlaku. Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan tersebut diambil agar memberikan efek jera bagi pelaku lainnya.
Operasi Sikat Musi II sendiri sudah berjalan selama tujuh hari dan akan berlanjut hingga 15 hari ke depan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polda Sumsel menekan aksi premanisme di ruang publik.
Melalui operasi ini, Polda Sumsel berkomitmen menjaga kenyamanan masyarakat serta menindak tegas segala bentuk pungli. “Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik premanisme yang meresahkan warga,” tegas Hanafi menutup keterangannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....