Meraih Prestasi sejak Dini di Panggung Podium
- 29 Sep 2026 20:57 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Meraih prestasi sejak usia dini menjadi pengalaman berharga bagi anak dalam mengembangkan potensi dan kepercayaan dirinya.
- Dukungan orang tua dan lingkungan menjadi bagian penting dalam perjalanan anak mengenal dunia kompetisi.
- Setiap perlombaan yang diikuti anak bukan hanya tentang medali atau penghargaan, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang berharga.
RRI.CO.ID, Palembang - Meraih prestasi di panggung podium sejak usia dini menjadi pengalaman berharga bagi anak dalam mengembangkan potensi dan kepercayaan dirinya. Dukungan orang tua dan lingkungan menjadi bagian penting dalam perjalanan anak mengenal dunia kompetisi.
Bukan hanya soal mendapatkan medali atau penghargaan, setiap perlombaan menjadi ruang belajar bagi anak. Dari proses tersebut, anak dilatih untuk disiplin, berani tampil, dan menghargai hasil dari sebuah perjuangan. Semangat berprestasi pun dapat tumbuh melalui pengalaman yang positif dan sesuai dengan usia anak.
Perguruan Karate Inkado Dojo Sekojo Palembang yang beralamat Jln. Urip Sumoharjo, RT 33 RW 32 no 03. Samping Xaverius 3 , di halaman PT Saba indomerika jaya / PT esa buana Husada. Sekojo Palembang. memberikan peluang tersebut bagi anak anak mulai usia dini, remaja hingga dewasa menjadi bagian dari perguruan ini khususnya untuk anak anak usia dini dari kecil di latih guna meraih prestasi.
Hal ini di ungkapkan oleh dua Pelatih atau istilah Karate nya DAN 2 Ribowo juga DAN 1 Samson saat berbincang dengan RRI dalam acara Obrolan Komunitas Selasa, 29 September 2026, DAN 1 Samson Mengungkapkan Pentingnya Pendidikan bela diri anak sejak dini guna melatih fisik, jiwa dan mental seseorang menjadi kuat dan berani.
“Anak dibekali dengan bela diri khususnya karate guna membentuk dan melatih agar mereka memiliki karakter yang berani dan percaya diri, selain itu bela diri dapat melatih fisik, jiwa dan mental mereka menjadi kuat,” ungkap Samson.
Selaras dengan yang disampaikan oleh DAN 1 Samson, DAN 2 Ribowo menambahkan bahwa dengan berlatih karate dapat membentuk karakter anak, melatih anak sejak kecil untuk dapat membela diri, selain itu anak yang dididik sejak kecil memiliki tubuh yang lebih lentur dan mudah dibentuk sehingga memiliki fisik dan tulang yang kuat.
“Anak anak dilatih sejak kecil guna membentuk karakter mereka jadi berani, dapat membela diri sendiri, sejak kecil dilatih sehingga tubuh mereka mudah dibentuk karena tubuh mereka masih lentur sehingga mereka mempunyai fisik dan tulang yang kuat,” ujar Ribowo.
Pada Perbincangan bersama RRI Kohai atau Murid dari Perguruan Karate Inkado Dojo Sekojo Palembang juga hadir Muhammad Yusuf Amar usia 6 tahun menceritakan awal mula bergabung karena tertarik dengan karate, sehingga sejak usia empat tahun telah menjadi Kohai lalu di usia lima tahun Amar memenangkan beberapa kejuaraan karate.
“Amar seneng ikut karate sejak kecil dan umur lima tahun Amar mulai ikut kejuaraan pertama kali juara 1 kata putra kejuaraan karate piala Pangdam II Sriwijaya bulan Oktober 2025, lalu yang terbaru Juara 1 Kumite Perorangan Putra Kejuaraan Karate Sakura Series 2 Festival Agustus 2026 lalu,” kata Amar mengenang prestasinya.
Selain Amar sang karateka cilik pria ada juga cerita unik lainnya dari karateka cilik wanita Khaleesi Makayla disapa Kayla usia 9 tahun, yang pernah ikutan nangis karena tidak tega melihat rekan nya sparing saat Traning Center untuk persiapan kejuaraan, saat kena serangan dari Kayla teman sparing nya yang terkejut dan merasa sakit lantas menangis, membuat Kayla ikut menangis.
“Jadi Kayla itu orang nya nggak tega jadi saat Sparing rekan Kayla yang menjadi lawan sparing merasa terkejut dan kesakitan dengan serangan dari Kayla lantas dia menangis, Kayla yang nggak tega jadi ikutan menangis,” ungkap Kayla tertawa mengingat peristiwa itu.
Prestasi tidak selalu lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang dan konsisten. Sejak usia dini, anak dapat diarahkan untuk mengenali minat dan bakat yang dimilikinya. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun semangat berlatih.
Lingkungan yang positif juga membantu anak menikmati proses tanpa merasa terbebani. Dengan pendampingan yang tepat, potensi anak dapat berkembang secara bertahap. Berbagai ajang kompetisi menjadi kesempatan bagi anak untuk menguji kemampuan yang telah dilatih.
Meraih prestasi sejak dini bukan sekadar tentang berdiri di panggung dan menerima penghargaan. Lebih dari itu, perjalanan menuju podium mengajarkan arti kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah. Dukungan keluarga, sekolah, dan pelatih menjadi kekuatan dalam mengembangkan potensi anak.
Setiap pencapaian dapat menjadi langkah awal untuk terus mengasah kemampuan dan mengejar cita-cita. Dari podium hari ini, anak-anak dapat membangun keberanian untuk meraih prestasi di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....