Barista Muda Palembang Unjuk Kreativitas Lewat Latte Art Competition
- 17 Sep 2026 14:45 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pertumbuhan industri kopi Indonesia membuka peluang karir baru bagi pelaku usaha dan barista profesional di seluruh negara.
- Barista modern dituntut menguasai kemampuan teknis pengolahan kopi dan kreativitas untuk menciptakan pengalaman konsumen yang memuaskan.
- Perkembangan kedai kopi dan kafe mendorong kebutuhan tenaga profesional, sehingga berbagai pihak menghadirkan ruang pengembangan kemampuan bagi generasi muda di bidang kopi.
RRI.CO.ID, Palembang - Pertumbuhan industri kopi di Indonesia membuka peluang baru bagi dunia usaha sekaligus profesi barista. Barista kini tidak hanya bertugas menyajikan kopi, tetapi juga memiliki peran dalam menciptakan pengalaman melalui kreativitas dan keterampilan.
Perkembangan kedai kopi dan kafe ikut meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga profesional yang memahami pengolahan kopi. Kondisi tersebut mendorong hadirnya berbagai kegiatan untuk mengembangkan kemampuan generasi muda di bidang kopi.
Salah satunya melalui Latte Art Competition 2026 yang digelar Hotel Grand Daira Palembang dengan tema “Barista Muda Mengukir Prestasi dari Secangkir Kopi”. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menggali potensi dan kreativitas barista muda.
Marketing Communication Hotel Grand Daira Palembang Hariyadi menjelaskan kegiatan tersebut saat menjadi narasumber Teras UMKM Pro 4 RRI Palembang, Selasa, 15 September 2026. Ia mengatakan kompetisi dilaksanakan di Hotel Grand Daira Palembang pada Rabu, 16 September 2026 dengan peserta dari kalangan umum.
“Kegiatan Latte Art Competition yang kita gelar hari Rabu, 16 September 2026 bertujuan untuk menjaring potensi muda yang berbakat pada dunia barista. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Grand Daira Palembang pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB dan dibuka untuk umum,” ujar Hariyadi.
Ia menyampaikan persiapan kompetisi telah dilakukan sejak jauh hari. Sebanyak 48 peserta telah mendaftarkan diri untuk menunjukkan kemampuan dalam mengolah dan menyajikan kopi melalui teknik latte art.
Menurut Hariyadi, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang mencari pemenang. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran bagi barista muda untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas pengalaman di industri kopi.
Food and Beverage Manager Hotel Grand Daira Palembang Edy Alpairus mengatakan teknik latte art menjadi salah satu aspek utama dalam penilaian kompetisi. Peserta dituntut mampu menciptakan pola menarik melalui perpaduan tekstur dan busa susu pada permukaan kopi.
“Yang utama dinilai pada kompetisi ini adalah gambar yang diciptakan melalui tekstur dan pola busa susu. Peserta harus variatif dan memiliki imajinasi dalam menorehkan gambar pada secangkir kopi, selain itu volume kopi harus sesuai ketentuan serta memperhatikan kebersihan tampilan,” katanya.
Edy menjelaskan dewan juri dalam kompetisi tersebut berjumlah tiga orang. Dua juri berasal dari kalangan profesional barista, sedangkan satu juri berasal dari Hotel Grand Daira Palembang sebagai penyelenggara kegiatan.
Ia mengatakan seorang barista tidak hanya membutuhkan kemampuan membuat tampilan kopi yang menarik. Barista juga perlu memahami kualitas bahan, teknik penyeduhan, kebersihan kerja, dan konsistensi hasil penyajian.
Dalam Latte Art Competition 2026, peserta diuji untuk menggabungkan ketepatan teknik, kecepatan, kreativitas, serta kemampuan menghasilkan karya yang memiliki nilai estetika. Penilaian dilakukan terhadap tampilan, kualitas minuman, dan proses pembuatan.
Perkembangan industri kopi memberikan peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan sebagai barista profesional. Melalui pelatihan, kompetisi, dan pengalaman kerja, kemampuan tersebut dapat menjadi modal membangun karier maupun usaha mandiri.
Hotel Grand Daira Palembang berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat perkembangan industri kopi di Palembang. Kompetisi ini juga diharapkan melahirkan barista muda yang mampu menciptakan inovasi baru dalam dunia kopi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....