Mahasiswa UKM Esports PGRI Palembang Belajar Kelola Kompetisi

  • 22 Agt 2026 14:17 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Mahasiswa terlibat langsung mengatur teknis, peserta, venue, dan operasional kompetisi.
  • Kegiatan GYC University 2026 Qualifier Palembang melatih komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, serta kerja sama tim.
  • Wahyu menyebut pengalaman tersebut menjadi bekal anggota untuk kegiatan berikutnya.

RRI.CO.ID, Palembang - Penyelenggaraan kompetisi esports memberi pengalaman baru bagi mahasiswa dalam mengelola kegiatan secara langsung. Mahasiswa UKM Esports Universitas PGRI Palembang terlibat sejak persiapan hingga pelaksanaan GYC University 2026.

Keterlibatan tersebut terlihat dalam Garena Youth Championship (GYC) University 2026 Qualifier Palembang di Universitas PGRI Palembang, Sabtu, 15 Agustus 2026. Para mahasiswa menangani sejumlah kebutuhan teknis dan operasional selama kompetisi berlangsung.

Panitia mahasiswa bertugas mengoordinasikan peserta serta memastikan kebutuhan pertandingan terpenuhi. Mereka juga mempersiapkan tempat dan mengatur berbagai keperluan operasional kegiatan.

Ketua Umum UKM Esports Universitas PGRI Palembang Wahyu Arga Andhika mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi anggota. Menurutnya, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola kompetisi.

“Bukan hanya pemain yang belajar melalui kegiatan ini, panitia juga mendapatkan banyak pengalaman. Setiap proses membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik,” katanya.

Wahyu menjelaskan panitia harus menyelesaikan berbagai kebutuhan selama tahap persiapan hingga pertandingan berlangsung. Pembagian tugas dilakukan agar setiap anggota dapat menjalankan tanggung jawab secara terarah.

“Kami belajar bagaimana mengatur waktu, berkomunikasi, dan menyelesaikan pekerjaan bersama-sama. Pengalaman tersebut menjadi salah satu manfaat terbesar bagi anggota UKM,” ujarnya.

Menurut Wahyu, setiap anggota memiliki kesempatan mengambil peran dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut. Keterlibatan itu sekaligus melatih tanggung jawab dan kemampuan bekerja dalam tim.

Ia menilai penyelenggaraan kompetisi membutuhkan koordinasi antara berbagai unsur pendukung. Panitia, pengelola teknis, operator, dan peserta memiliki tanggung jawab berbeda yang saling berkaitan.

“Semua bagian saling berkaitan sehingga kami harus terus menjaga koordinasi,” tuturnya.

Perkembangan esports juga membuka ruang pengembangan kemampuan mahasiswa di luar keterampilan bermain gim. Mahasiswa dapat mengasah kemampuan manajemen, komunikasi, kepemimpinan, dan pengelolaan kegiatan.

Bagi UKM Esports Universitas PGRI Palembang, GYC University 2026 menjadi bagian dari proses pembelajaran anggota. Pengalaman tersebut diharapkan meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam mengelola kegiatan dan bekerja secara profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....