Workshop Festival Humanoid Tekankan Imajinasi dan Penguasaan Tubuh
- 23 Mei 2026 15:55 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Jakarta - Menjelang pelaksanaan Festival Humanoid 2026 di kawasan Kota Tua Jakarta, para peserta mendapatkan pembekalan melalui workshop yang digelar pada Jumat, 22 Mei 2026. Workshop tersebut menghadirkan Jo Jagat sebagai pemateri utama.
Dalam sesi workshop, Jo Jagat memberikan materi mengenai chemistry, gesture, acting, hingga penguatan imajinasi bagi para performer humanoid. Menurutnya, imajinasi menjadi hal paling mendasar dalam membangun karakter dan penampilan di atas panggung.
“Materi utamanya membahas tentang imajinasi, bagaimana membedakan antara imajinasi dan berkhayal. Dalam konteks pertunjukan, peserta harus mampu menciptakan ide atau gagasan tentang kostum dan karakter yang akan ditampilkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, imajinasi merupakan bagian dari proses kreatif yang memiliki bentuk visual dan aplikasi nyata dalam pertunjukan. Sementara berkhayal, menurutnya, hanya sebatas angan tanpa realisasi yang jelas.
Jo Jagat menekankan bahwa seorang performer humanoid tidak cukup hanya berdiri mematung, tetapi juga harus memiliki isi, cerita, dan narasi yang ingin disampaikan kepada penonton melalui karakter yang dibawakan.
“Karakter dan kostum itu harus jelas di kepala performer. Jadi penonton bukan hanya melihat, tetapi bisa tenggelam dalam visual dan cerita yang dihadirkan,” katanya.
Selain imajinasi, ia juga menilai penguasaan tubuh, konsentrasi, dan penguasaan panggung menjadi kemampuan mutlak yang harus dimiliki seorang humanoid performer.
“Kemanapun dia bergerak, sekecil apa pun gerakannya, semuanya harus meaningful, penuh rasa, dan penuh energi. Jangan sampai gerakan itu menjadi sia-sia,” jelasnya.
Menurut Jo Jagat, kreativitas menjadi pembeda utama antara pertunjukan humanoid yang artistik dengan sekadar penampilan biasa di ruang publik. Ia berharap para peserta mampu menampilkan karya yang memiliki nilai estetika dan pesan yang kuat bagi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi perkembangan Humanoid Festival yang kini memasuki penyelenggaraan ketiga. Menurutnya, antusiasme pengunjung dan respons masyarakat di media sosial terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Animo pengunjung semakin banyak dan respons di media sosial juga cukup besar. Itu yang harus dipertahankan,” ungkapnya.
Jo Jagat berharap para pengisi acara dapat menjadi penentu keberhasilan festival dengan menghadirkan pertunjukan yang kreatif dan berkesan bagi penonton.
“Semoga besok benar-benar bisa memberikan perhatian yang bagus untuk penonton sehingga mereka semakin tertarik dan sadar bahwa kesenian seperti ini sangat menarik,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....