Klub Theatreveuse Satukan Empat Dimensi Seni dalam Pertunjukan

  • 07 Apr 2026 23:04 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang— Klub teater Theatreveuse dari Ignatius Global School (IGS) Palembang terus menunjukkan eksistensinya di dunia teater pelajar. Klub ini menggabungkan divisi produksi, pemeran, penulis, dan dekorasi dalam setiap proses kreatifnya.

Hal itu disampaikan dalam Obrolan Komunitas Pro 4 Palembang oleh Presiden Club Theatreveuse, Kayyisah Putri Khairani pada Sabtu, 28 Maret 2026. Kay mengatakan Theatreveuse berdiri sejak 31 Januari 2022, sekarang memasuki generasi keempat dan memiliki 48 anggota aktif.

Kay mengungkapkan kekuatan utama klub ini terletak pada kerja sama antardivisi. Menurutnya, setiap pementasan hanya bisa berhasil jika semua tim bergerak dengan komunikasi yang solid.

“Kalau mau pentas itu kita empat divisi enggak boleh miskomunikasi, pokoknya harus satu,” ujar Kay. Ia menjelaskan proses produksi biasanya dimulai dari tim penulis, lalu berlanjut ke dekorasi, produksi, dan pemeran.

Dari sisi pemeranan, Quinnzelia Callista Ong mengaku bergabung di Theatreveuse memberinya ruang berkembang dalam dunia akting. Ia menyebut tantangan terbesarnya adalah membangun ekspresi agar tampil lebih natural di atas panggung.

“Kalau dari aku sih sebenarnya lebih ke ekspresinya, karena kadang masih agak kaku,” kata Quin. Meski begitu, ia merasa kemampuan aktingnya terus meningkat sejak aktif berlatih bersama pelatih dan tim.

Sementara itu, Philomena G Cheryl Purba dari divisi produksi menilai peran belakang layar sama pentingnya dengan para pemeran. Divisi produksi bertanggung jawab pada pencahayaan, audio, video, dokumentasi, hingga pengelolaan konten media sosial komunitas.

“Buat on stage biasanya kami ngatur lighting, audio, dan background,” ujar Cheryl. Ia menambahkan, untuk proyek video, tim produksi juga bertugas merekam, mengedit, dan menyesuaikan materi visual sesuai konsep cerita.

Selain aktif berkarya di lingkungan sekolah, Theatreveuse juga mulai menorehkan prestasi di luar sekolah. Salah satu capaian terbaru mereka adalah meraih juara satu lomba monolog film yang digelar Universitas Kristen Petra Surabaya.

Dalam waktu dekat, Theatreveuse juga tengah menyiapkan pementasan bertema Hari Kartini yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026. Produksi itu dipersiapkan sebagai pertunjukan singkat berdurasi sekitar 10 menit, namun tetap melalui proses kreatif yang serius.

Kay berharap Theatreveuse dapat menjadi wadah belajar sekaligus ruang aman bagi pelajar yang ingin mengenal seni pertunjukan. Ia menegaskan, teater bukan hanya soal tampil di panggung, melainkan juga tentang keberanian, komunikasi, dan kerja kolektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....